Serba-serbi Metode Yoga: Ashtanga (1)

Tirumalai Krishnamacharya: The Mysore school.

Mysore school of yoga back then. Does seeing these bendy lads make your back sore? (Image via Wikipedia)

Sudah lama sebenarnya mau menulis artikel blog tentang topik satu ini. Saya tahu persis topik semacam ini cukup banyak dibahas oleh para pegiat yoga yang masih ‘hijau’ seperti saya. Ya, siapa yang tidak bingung dihadapkan dengan pilihan metode yoga yang konon menurut Majalah Fit Yoga yang saya baca ini sudah mencapai 280 jenis? Angka yang demikian banyak.

Saya sendiri selama berlatih sejak 1 tahun 2,5 bulan yang lalu masih mengalami kegalauan yang sama (oh no, yoga pun ada istilah galau). Kebetulan ada banyak teman dan kenalan saya yang memiliki kapasitas dan kompetensi yoga yang lebih teruji tetapi rasanya tidak mungkin menanyakan pertanyaan “Ada berapa jenis yoga sih di dunia ini?” Akhirnya saya coba cari jawabannya sendiri. Dan satu artikel di majalah Fit Yoga edisi 2010 ini saya sedikit temukan pencerahan. Tenang saja, saya tak akan menjelaskan 208 poin tentang masing-masing metode yang ada karena di sini hanya akan dijelaskan 11 di antaranya yang mungkin dianggap paling banyak diajarkan dan diminati orang.

Langsung saja kita telaah apa saja 11 metode yoga itu. Setiap metode akan saya bahas dalam satu tulisan singkat saja. Terlalu panjang jika dimuat semuanya.Yang pertama yang akan saya bahas adalah Ashtanga yoga.

ASHTANGA (kpjayi.org, ashtanga.com)

Filosofi Ashtanga yoga yang didirikan Shri K. Patthabi Jois (1915-2009) ialah melakukan gaya kita sendiri dan fokus pada pikiran, mendalami postur, berlanjut dengan gerakan yang menantang tanpa cedera, diakhiri dengan meditasi.

Kata “ashtanga” sendiri bermakna delapan bagian. Sehubungan dengan konteks yoga, terdapat 8 tangga yoga. Jadi bila saya boleh berspekulasi , “ash” itu 8, dan “tanga” itu jenjang atau tangga. (koreksi: Atin di kotak komentar membenarkan bahwa “astha” artinya 8 dan “thanga” tangga. Sedang “ash” itu “hari Rabu”) Memang banyak bahasa Sansekerta di dunia yoga yang mirip dengan pengucapan dan makna kata-kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa ibu saya yang utama: bahasa Jawa.

Delapan tangga yoga untuk mencapai kebangkitan spiritual atau pencerahan (samadhi). Dalam konteks modern, kata ashtanga sering dipakai untuk menyebut jenis hatha yoga ashtanga vinyasa yang diangkat oleh Patthabi Jois karena dialah pelopornya.

Inti latihannya terilhami oleh Vinyasa yoga yang bersifat aerobik. Ashtanga tradisional disebut Mysore style. Mysore adalah salah satu kota di India yang menjadi pusat studi Ashtanga. Teman saya Devi Asmarani yang mengajar tadi pagi menekuni jenis yoga ini (tambahan: Devi mempelajari Ashtanga selama 7 tahun dan kemudian beralih ke prana vashya sehingga kini ia tidak lagi bisa disebut praktisi ashtanga). Dan karena saya ikuti latihannya dan membaca bukunya, saya kira saya juga sedikit banyak terpengaruh oleh metode ini.

Metode ini bisa dikatakan halus dan tanpa jeda. Terutama sekali karakteristik ini saya bisa rasakan saat melakukan rangkaian sun salutation atau surya namaskara seperti yang diajarkan Devi tadi pagi (Devi mengatakan sun salutation yang ia ajarkan itu bukan berdasarkan ashtanga tetapi prana vashya yang ia modifikasi sendiri). Sesuai irama napas, makin lama makin cepat. Keringat biasanya mulai mengucur dengan 5 putaran saja. Pernah Yoga Gembira adakan “108 sun salutation” (tepatnya setahun lalu) untuk sumbang dana ke Jepang yang dilanda tsunami. Jika 5 putaran sudah demikian menguras kalori, bagaimana dengan melakukannya 108 kali? Membayangkan pun sudah lemas.

Kita bisa belajar rasakan apa yang terjadi selama latihan tanpa menolak atau menghindar. Dengan latihan rutin, kemampuan rasakan perubahan akan meningkat, termasuk aspek-aspek dalam kehidupan.

Saya juga pernah membaca adanya keterkaitan ashtanga sekarang ini dengan ajaran Patanjali. Patanjali konon merupakan penulis atau kurator kitab Yoga Sutra (sutra : lembaran naskah kuno) yang diperkirakan hidup sekitar abad ke 2 sebelum masehi. Sebagian lain menganggapnya sebagai satu individu sementara yang lain berkata Patanjali adalah sekumpulan orang.

Pembaruan:

Devi Asmarani menambahkan (sebagaimana ia tuliskan di kotak komentar dalam bahasa Inggris) bahwa ada beberapa poin yang ia ingin perjelas tentang ashtanga:

[Ashtanga] sering dianggap sama dengan “ashtanga yoga” Patanjali, yang juga filosofi Raja Yoga (atau Patanjali atau yoga klasik) bahwa terdapat 8 tangga praktik untuk mencapai samadhi atau keadaan penuh kesadaran atau keterkaitan.

Ashtanga Vinyasa yang dikembangkan oleh almarhum Patabhi Jois pada dasarnya ialah rangkaian yang diperkenalkan oleh guru Jois, alm. T. Krishnamacharya (yang masih memiliki hubungan asal muasal dengan apa yang ia praktikkan sekarang). Jois dan beberapa guru yoga senior seperti BKS Iyengar merupakan murid-murid Krishnamacharya saat mereka masih muda, remaja bahkan. Inilah menjelaskan mengapa ashtanga ialah praktik  yang dinamis, (karena) sebenarnya ia diciptakan bagi para remaja untuk berolahraga. Dan ia juga perpaduan antara beberapa postur yoga klasik dan senam ala Barat serta gerakan akrobatik yang kala itu populer. Krishnamacharya sebetulnya bertemu dengan seorang seorang pesenam dari Barat saat ia mengajar di Istana Maharaja Mysore.

Patabhi Jois bukan hanya satu-satunya yang mengajarkan ashtanga. Di Mysore, guru lain bernama BNS Iyengar juga mengajarkannya tetapi karena Jois adalah yang pertama mengajarkannya pada orang-orang Barat, tempatnya menjadi pusat bagi banyak ashtangi [pegiat ashtanga]. Pusat KPJAYI sekarang dikelola oleh cucunya, Sharath. Saya [Devi, maksudnya] belajar dengan Sharath dua tahun lalu.

(Dipublikasikan dengan WordPress for Android)

About akhlis

Writer & yogi
This entry was posted in yoga and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Serba-serbi Metode Yoga: Ashtanga (1)

  1. Devi says:

    Thanks for this, Akhlis. A little correction: I am no longer an ashtanga practitioner. I practiced it for 7 years, and then just kind of lost any connection to it, and lost my faith in it :).
    This last trip to Mysore, I didn’t practice ashtanga, but prana vashya.

    The Sun Salute that we did yesterday at the park, was not ashtanga-based suryanamaskara, but a variation of prana vashya that I modified myself.

    About ashtanga:
    It is often confused with the “ashtanga yoga” of Patanjali, which is the philosophy of Raja Yoga (or Patanjali Yoga or classical yoga) that there are 8 limbs of practice to attain a samadhi, or a state of full realization or connection.

    The Ashtanga Vinyasa that is developed by the late Patabhi Jois, is actually a number of series that was introduced by Jois’ teacher, the late T. Krishnamacharya (in whose lineage I am now practicing). Jois and some of the senior yoga teachers such as BKS Iyengar, were students of Krishnamacharya when they were young, teenagers even. This explains why ashtanga is such a dynamic practice, it was actually created for teenagers to exercise. And it is also a mix of some classical yoga postures and the western calisthenic and acrobatic movements that were popular at the time. Krishnamacharya actually had an encounter with a western gymnast when he was teaching at the Mysore Maharaja Palace.

    Patabhi Jois is not the only one who teaches asthanga. In Mysore, another teacher named BNS Iyengar also teaches it, but because Jois was the first to have taught ashtanga to westerners, his places became a “mecca” for many ashtangi. The center KPJAYI is now run by his grandson, Sharath. I studied with Sharath two years ago.

    I hope this helps gives a little more clear picture. I hope I don’t confuse you more ;). Thanks for your interest in yoga. (Devi)

  2. atin says:

    ikut share saja: astha artinya 8 dan thanga ya tangga. klo ash itu hari rabu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.