“Thanks God” atau “Thank God”?

Pernahkah Anda menjumpai pemakaian frase “Thanks God” dan “Thank God” dalam berbagai kesempatan sehari-hari? Lalu mana yang lebih tepat?

Saya sejak lama mau mengangkat topik ini karena sudah gemas dengan kesalahan yang terus menerus dilakukan orang yang belum sepenuhnya memahami mana yang benar. Mari kita bahas bersama.

Thanks God
Kalau Anda memiliki kamus bahasa Inggris monolingual, cobalah temukan lema/ entri “thanks”. Di kamus Longman Dictionary of Contemporary English saya, “thanks” termasuk jenis kata seru (interjection) yang informal.
Biasanya penutur asli bahasa Inggris mengucapkan “thanks” sebagai pengganti “thank you” yang lebih panjang. Dalam percakapan sehari-hari, bentuk yang lebih pendek cenderung disukai. Itulah mengapa “thanks” lebih praktis dan santai daripada “thank you”.
Yang patut diperhatikan ialah bahwa “thanks” bisa diikuti kata-kata seperti “very much”, “so much”, “a bunch” (spoken American), “a lot”, “a million” (spoken). Namun, “thanks” TIDAK pernah dijumpai disertai dengan kata benda/ noun setelahnya.
Dalam kasus “Thanks God”, kata “God” adalah benda abstrak. Jadi simpulannya ialah “thanks God” itu SALAH karena tidak berterima dalam khasanah bahasa Inggris. Penutur asli tidak lazim mengucapkan demikian.

Thank God
Setelah mengetahui bahwa penambahan “s” justru membuat salah, mari kita telaah mengapa “thank God” lebih berterima (acceptable).
Sebenarnya alasannya mudah saja. Kita bisa ambil jawabannya dari perbandingannya dengan “thank you”. Kita tahu “you” adalah pronoun/ kata ganti benda, yang pada dasarnya mewakili kata benda/ noun. Nah, begitu juga kata “God” yang termasuk noun. Sama bukan?

Satu kekeliruan terluruskan sudah.

About akhlis

Writer & yogi
This entry was posted in writing and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to “Thanks God” atau “Thank God”?

  1. libyabatik says:

    tinggal main adsense mas….

  2. Hapsari says:

    IMO ya mas… “Thanks God” itu aslinya “Thanks, God” (pake koma). Kalau dipakai dalam kalimat lain, bisa jadi “Thanks, Akhlis (for the free yoga class)”, “Thanks (for the information), Akhlis”, dst… so we use “thanks” to express our gratitude on something (for the yoga class, the info, etc). It functions as noun.

    Sedangkan “thank” – “to thank” – adalah kata kerja (tepatnya transitive verb). Contoh kalimat: I’d like to thank him for his help – ( I ) thank you for your help. Jadi di sini, berhubung kata kerja, mesti diikuti noun. Kita g bisa menggantinya dengan, “( I ) thanks you for your help” karena “thanks” adalah N.

    Jadi masalahnya ya itu… “thanks” adalah N, sedangkan “(to) thank” adalah (trans.) V. Kalau “Thanks, God” diubah “Thank God” menurut saya malah jadi aneh… kecuali kalau kalimatnya, “I really thank God for giving me a second chance” or something similar with that…

    You may also want to check it here:

    http://www.merriam-webster.com/dictionary/thank
    http://www.merriam-webster.com/dictionary/thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.