Berdayalah untuk Diri

“Perasaan tak berdaya yang sudah menjadi kebiasaan itu merusak dan menghancurkan orang”- Haruki Murakami (1Q84, 220)
Tidak berdaya sama saja dengan tidak ada harapan. Kalau pun harapan itu ada, ia disandarkan pada pundak orang lain, bukan pundak diri sendiri. Dan memang itulah cara terbaik membunuh diri tanpa harus menghilangkan nyawa. Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada manusia yang masih bernafas tetapi sudah kehilangan harapan. Secara mental psikologis mungkin ia sudah dalam kondisi “defungsional”, tidak bisa bekerja dan berfungsi dalam masyarakat dengan normal sebagaimana yang diharapkan.

Leave a comment

Filed under writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s