Sastra sebagai Bentuk Kepengecutan Manusia

“Orang tidak mengungkapkan dirinya yang sejati jika ia bicara mewakili dirinya sendiri. Berilah ia topeng, maka ia akan bicara jujur.”- Oscar Wilde

Jika Anda pengecut, cara terbaik dalam melancarkan kritik, kemarahan, kebencian yang mendalam pada sesuatu adalah sastra. Itulah yang membuat orang-orang ‘gila’ yang mengaku sastrawan dan pujangga tetap bisa terlihat normal dan menjalani kehidupan mereka dengan relatif lancar. Tak ada jalan lain, kecuali sastra semata. Bahkan agama dan rangkaian ritual yang sakral dan repetitif pun mungkin tak berdaya mengobati keresahan dan ketidakwarasan orang-orang semacam ini.
Mengkritik melalui sastra ibarat mengecam dengan kata-kata kotor khas bajak laut bermuka jelek paling tidak beradab sembari mengenakan sebuah topeng dan memasang pakaian perang dari logam di sekujur tubuh. Kritik tersampaikan dan keselamatan diri relatif terjaga dari lemparan tomat busuk, lontaran panah dan tombak mereka yang tersinggung dan meradang karena menganggap kritik itu mengganggu ketenangan hidup mereka yang sudah terjaga sejak entah kapan.

Leave a comment

Filed under writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s