Satya dalam #Yoga

Satya atau kejujuran ialah prinsip tertinggi perilaku atau moralitas. Mahatma Gandhi mengatakan:”Kebenaran ialah Tuhan dan Tuhan ialah Kebenaran”. Sebagaimana api yang membakar kotoran dan memurnikan emas, demikian pula api kebenaran yang mampu membersihkan seorang yogi dan membakar kotoran dalam dirinya.
Jika pikiran berpikir tentang gagasan yang benar, jika mulut berbicara kalimat yang benar dan jika seluruh hidup didasarkan pada kebenaran maka ia memenuhi syarat untuk menyatu dengan Tuhan. Realitas dalam aspek fundamental ialah cinta dan kebenaran dan mengekspresikan diri melalui 2 aspek ini. Kehidupan seorang yogi harus menyesuaikan dengan ketat pada dua sisi Realitas. Itulah mengapa ahimsa, yang pada dasarnya berdasarkan pada cinta, digabungkan. Satya mendahului kejujuran yang sempurna dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Ketidakjujuran dalam berbagai bentuk membuat sadhaka berada di luar keselarasan dengan hukum dasar kebenaran.
Kejujuran tidak terbatas hanya pada perkataan. Terdapat 4 dosa perkataan: penyalahgunaan dan ketidaksopanan, menghadapi kebohongan, fitnah atau menceritakan sesuatu dan yang terakhir mengejek apa yang orang lain agungkan. Si pembawa pesan lebih berbahaya dari seekor ular. Pengendalian perkataan membuat kebencian tersingkir. Saat pikiran tidak memunculkan kebencian terhadap apapun, ia akan dipenuhi dengan kedermawanan terhadap semuanya. Seseorang yang telah mempelajari bagaimana mengendalikan lidahnya telah meraih pengendalian diri dengan sangat baik. Saat orang seperti ini berbicara, aia akan didengar dengan penuh rasa hormat dan perhatian penuh. Perkataannya akan diingat karena ia baik dan jujur.
Saat seseorang sudah mantap dalam kebenaran berdoa dengan hati yang tulus, keadan kemudian hal yang ia butuhkan akan mendatanginya saat benar-benar dibutuhkan: ia tidak harus mengejarnya. Orang yang sudah mantap dalam kebenaran mendapatkan hasil dari tindakannya tanpa secara nyata melakukan apapun. Tuhan, sumber dari semua kebenaran, memberikan semua kebutuhannya dan mencari kesejahteraannya.

Leave a comment

Filed under yoga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s