Tanda-tanda Anda Sudah Menemukan Guru Yoga yang Tepat

Menemukan guru yoga yang sesuai dengan kepribadian kita bukan perkara mudah. Tingkat kesulitannya bagi sebagian orang mungkin sebanding dengan mencari pasangan hidup, ada semacam ‘chemistry’ yang harus terbangun. Apa itu ‘chemistry’? Bisa jadi itu sebuah elemen X yang tidak pernah bisa dijelaskan atau diidentifikasi secara spesifik, terukur dan akurat tetapi kita hanya bisa merasakannya di dalam jiwa. Mungkin sesuatu yang berada di luar jangkauan akal sehat tetapi membuat kita mampu berpikir lebih sehat karena jiwa kita serasa terguyur cahaya setelahnya. Ringan tetapi bertenaga, lega tetapi juga tidak hampa.

Sebagai seorang pembelajar dalam yoga, murid perlu mengasah kepekaannya pula agar bisa mengenali guru mana yang sesuai atau kurang sesuai untuknya. Kebutuhan akan guru yang tepat membuat latihan menjadi lebih nyaman dan menyegarkan tidak cuma dalam aspek fisik tetapi juga batin.

Bagi Anda yang masih mencari-cari guru yoga yang tepat atau sudah memiliki guru tetapi masih merasa kurang nyaman saat berlatih, mungkin paparan saya berikut akan bisa memberikan sedikit pencerahan.

Sangat mustahil untuk mendapatkan guru yoga yang 100% sesuai dengan keinginan kita, tetapi jika Anda merasakan beberapa hal seperti berikut ini, Anda mungkin sudah menemukan guru yang setidaknya mendekati deskripsi idaman Anda.

  1. Anda merasa makin kaya dengan ilmu dan wawasan. Dari hari ke hari, Anda merasakan dalam diri Anda adanya akumulasi pengetahuan tentang cara melakukan yoga dengan lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap. Hal itu bisa diketahui dari aspek fisik, bagaimana kita lebih bijak menghadapi keterbatasan dalam berasana, mengelola cedera hingga mengatasi hal-hal yang lebih halus dan abstrak seperti mengendalikan amarah dan emosi negatif lainnya. Anda patut berbahagia jika guru Anda bersedia memberikan masukan dan kritikan atau mengatakan komentarnya saat Anda memintanya atau tidak. Waspadalah dengan guru yoga yang hanya menyerukan instruksi dengan lantang tetapi terkesan pelit dalam berbagi pengetahuan di balik instruksinya. Untuk itu, seorang murid juga perlu bersikap kritis saat berada di dalam kelas sehingga tidak terkesan menjadi wayang yang bisa digerakkan semau guru melalui kata-katanya. Jangan malu untuk bertanya, dan jika malu untuk bertanya di tengah kelas, temuilah guru sehabis mengajar untuk berbincang sejenak. Guru yoga idealnya mampu menjelaskan perkembangan latihan Anda selama belajar bersamanya. Tentu ini lebih sulit bagi guru yang memiliki jumlah murid yang demikian banyak dan datang silih berganti. Anda sebagai murid hendaknya jangan cepat berpuas diri jika mendengarkan komentar “sudah bagus” atau “lumayan” dari guru. Anda perlu mengorek informasi lebih dalam dari guru Anda. Jika memang muridnya banyak, ceritakan kesulitan-kesulitan Anda dalam berlatih. Intinya, guru yoga yang berkualitas juga harus diiringi dengan kemauan murid untuk bersikap proaktif jika ingin maju.
  2. Guru Anda sangat kompeten dalam mengajar dalam gaya atau aliran yoga yang Anda sukai. Banyak murid yang mengetahui yoga dari foto, video atau sekadar mendengar dari pembicaraan santai bersama teman. Mereka belum memahami bahwa dalam yoga sebetulnya ada begitu banyak pilihan aliran dan opsi. Ada yang merasa terpacu dengan cara berlatih aliran yoga tertentu, ada yang sebaliknya. Jadi meskipun Anda adalah seorang peminat yang masih sangat awam, ketahuilah preferensi dan kebutuhan pribadi Anda dulu baru temukan guru yang sesuai dengan ekspektasi. Dalam sebagian kasus dijumpai murid yang kurang ‘sreg’ dengan gaya mengajar atau metode belajar yang diberikan gurunya. Hal itu sah-sah saja. Bahkan kecocokan guru dan murid juga bisa berubah-ubah sesuai perjalanan waktu karena setiap pribadi manusia itu dinamis, begitu juga guru. Dengan demikian, jika Anda lebih menyukai yoga sebagai olahraga yang menguras keringat, Anda cenderung akan lebih menyukai guru yang menguasai aliran vinyasa yang dinamis, atau jika lebih menyukai latihan yoga yang lembut dan menenangkan, Anda lebih memilih guru yang menguasai yin yoga. Bagi mereka yang ingin mendapatkan manfaat penyembuhan dari gerakan yoga juga bisa menuai manfaat dengan belajar ke guru yoga khusus terapi yang mumpuni. Semua ada segmentasinya dan Anda bisa memilih. Kalau merasa bosan atau ingin tantangan baru, tidak ada yang bisa melarang Anda untuk mencoba aliran atau metode beryoga lainnya bukan? Guru akan mampu membantu Anda belajar dan berlatih lebih baik jika Anda memilih sesuai dengan yang Anda inginkan dan butuhkan. Jika tidak, pasti Anda akan merasa terpaksa dan kurang menikmati latihan yang dijalani. Saat berlatih dengan guru yang sesuai dan kompeten di bidangnya, dengan sendirinya Anda menjadi lebih bersemangat dan terpacu.
  3. Guru Anda membuat Anda nyaman bak teman. Tidak ada diskriminasi dalam mengajar, apalagi jika Anda ikut dalam kelas berjumlah peserta banyak. Guru yang baik mampu membuat Anda merasa diperhatikan. Guru yang baik juga memperbaiki kekurangan muridnya dalam berlatih. Rasa keadilan juga perlu ditegakkan dalam kelas. Guru idealnya tidak hanya memperhatikan satu atau beberapa murid tertentu. Guru yoga yang baik bukan cuma berfokus pada ‘murid kesayangan’ tetapi juga semua siswanya. Kepribadian yang positif dari seorang guru memang berperan penting dalam membuat nyaman muridnya saat berlatih. Namun, dalam beberapa kasus kita juga pernah menemukan ketidakcocokan. Bukannya kita membenci seseorang (dalam hal ini guru yoga) tetapi hanya karena tidak ada sensasi ‘klik’ yang terasa saat berlatih. Bagi Anda yang merasakan klik ini, mungkin pikiran Anda mengatakan,”Hei, aku pikir juga demikian,” padahal Anda tidak mengatakan apapun pada guru Anda sebelumnya. Sensasi klik ini begitu alami dan tidak bisa dipalsukan atau direkayasa seperti halnya perkataan atau bahasa tubuh. Atau bisa juga Anda berada dalam posisi sebagai pengagum seorang guru. Anda begitu mengaguminya tetapi hal itu malah membuat Anda sungkan untuk berbicara terbuka mengenai materi latihan atau kendala dalam berlatih dalam diri, dan malah terintimidasi oleh pesonanya karena merasa rendah diri atau kurang pantas. Pengidolaan berlebihan pada pribadi atau penampilan sang guru mungkin menghambat sebagian murid dalam berekspresi tentang apa yang ia ingin capai dalam berlatih atau yang mereka harapkan dari setiap instruksi sang guru. Maka dari itu, saat memilih guru yoga, Anda perlu merasakan adanya kedekatan (asal masih dalam batas wajar dan etis) seperti teman sehingga merasa nyaman saat berlatih dan berkomunikasi. Jika tidak merasakan kedekatan itu, lebih baik Anda memilih guru lain.
  4. Orang-orang terdekat Anda merasakan perubahan positif yang signifikan. Karena beryoga bukan sekadar olah fisik, Anda juga akan mengalami sedikit banyak transformasi kepribadian menuju yang lebih baik. Untuk merasakan hal ini memang diperlukan waktu yang lebih lama karena cukup sukar untuk diketahui. Dengan berlatih secara teratur dan merasakan setiap perubahan dalam diri pasca latihan bersama guru, Anda dapat menemukan jawabannya. Bagi Anda yang baru saja memulai dan memutuskan Anda membenci yoga atau putus asa karena merasa tidak akan pernah bisa mencapai level praktisi yoga yang Anda anggap hebat, cobalah untuk mencari guru- guru yoga lainnya sebelum benar-benar memutuskannya.

Leave a comment

Filed under yoga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s