Investor Baru Path dari Indonesia Dinilai Berisiko Jadi Bumerang

image

Tanggal 11 Januari 2014 menjadi tonggak investasi baru bagi startup jejaring sosial Path yang dengan bangga mengumumkan putaran pendanaan barunya. “Hari ini kami dengan gembira mengumumkan ronde pendanaan baru yang akan membantu kami terus membangun visi kami. Inilah (putaran pendanaan) Series C kami dan nilainya mencapai 25 juta dollar AS. Putaran ini termasuk kontribusi dari Bakrie Global Group, Kleiner Perkins Caufield & Byers, Index Ventures, Greylock Partners, Insight Venture Partners, Redpoint Ventures, dan First Round Capital. Modal ini akan digunakan untuk mendanai langsung pertumbuhan komunitas harian kami, terus mengembangkan strategi pemasukan dan mengejar inovasi terobosan baru,”demikian tulis sang CEO Dave Morin (@davemorin) di blog resmi Path.com. Path akan terus fokus pada berbagai upaya dalam menarik tim kleas dunia yang terinspirasi untuk membangun visi bersama.

Tetapi sayangnya visi Path dalam berinvestasi berseberangan dengan aspirasi sebagian pengguna setianya di tanah air. Seperti kita ketahui Indonesia adalah pangsa pasar Path yang signifikan. Dikutip dari TheNextWeb.com, CEO Path sendiri mengatakan layanannya memiliki 3 juta pengguna terdaftar di Indonesia. Angka itu hampir setara dengan 15% dari 23 juta basis pengguna Path secara global. Namun, Indonesia menjadi penyumbang separuh jumlah total pengguna harian Path, bahkan menjadi satu-satunya negara yang terbesar yang tiap hari menggunakan layanan itu. Sepertiga traffic bulanan Path oleh pengguna Indonesia juga dapat disamakan dengan traffic dari pengguna dari negeri asalnya, Amerika Serikat.

Dengan besarnya basis pengguna itu, sewajarnya Path memiliki investor dari negeri ini. Morin memang pernah mengungkapkan niatnya untuk menggandeng investor strategis di Asia (Recode.net). Tetapi pilihan mereka tampaknya menjadi kontroversi tersendiri di kalangan basis pengguna setia Path. Diterimanya Bakrie Global Group sebagai investor Indonesia oleh Path dipermasalahkan oleh sebagian pihak karena menurut Jon Russel dari TheNextWeb.com, citranya di mata masyarakat yang kurang baik. “That’s because Bakrie Global Group is a deeply divisive organization,”tulis Russel.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh Recode.net, CEO Bakrie Global Group Anindya Bakrie mengatakan,”Kami dengan suka cita turut serta dalam langkah Path untuk tumbuh dan bergerak maju. Dengan tim manajemen yang kokoh dan rencana pengembangan yang relevan, Path akan terus menghubungkan lebih banyak warga Indonesia secara produktif, bermakna dan pribadi”.

Namun, tidak semua warga Indonesia pengguna Path merasa gembira dengan investasi itu. Bahkan berhembus isu beberapa akan berhenti menggunakan dan menutup akunnya di Path karena Bakrie sudah berinvestasi, seperti yang dilontarkan pemilik akun @dprayudi sebagai respon atas tweet Kara Swisher tentang hal ini:”@karaswisher and then many Indonesian delete their Path account because they hate Bakrie.” Kebencian juga diungkapkan pemilik akun @alderina pada Bakrie yang mengatakan via Twitter:”I hate you @path for accepting money from Bakrie”. Sementara penulis dan pelatih serta motivator karir Renee Suhardono mengatakan Path telah melakukan kesalahan besar:”Whoever is running #path is making a blunder by taking Bakrie in >>pic.twitter.com/MsagIKPGhs | @sheggario”. Semua tweet dipublikasikan tanggal 11 Januari 2014.

Dave Morin sendiri belum memberikan tanggapan atas reaksi sebagian pengguna Path di Indonesia yang tidak mendukung investasi tersebut. Entah apa yang dipikirkan oleh Morin sebelum mengajak Bakrie duduk bersama dalam perundingan investasi. Yang pasti, kita masih harus menunggu apakah Path akan menyesali atau bersyukur dengan keputusannya itu setidaknya beberapa waktu mendatang. Apakah citra Bakrie yang kurang mendukung itu akan menyeret Path ke dalam “kubangan lumpur yang terus menghisap”?

2 Comments

Filed under technology

2 responses to “Investor Baru Path dari Indonesia Dinilai Berisiko Jadi Bumerang

  1. dilema, antara mau uninstall atau nggak. Damn Bakrie, he ruined my Saturday!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s