Atasan dan Bawahan

“Nasib jadi bawahan. Diinjek-injek terus ya pren…” (Muka nelangsa)

“Ho’oh gak enakkk!!” (Emosi, gebrak meja)

“Tapi menurut gue sih bawahan itu lebih penting daripada atasan.”(manggut-manggut)

“Betul! Gue setuju banget itu. Tanpa bawahan, siapa yang mau kerja emang? Ya kan??!” (Antusias karena merasa dimengerti)

“Bukan gitu.” (Kalem, nyedot rokok)

“Lho??Terus maksud lo apa dong?” (Nyolot)

“Pikirin deh… Orang mau pergi ke luar rumah, pake bawahan doang, ga bawa atasan juga masih pede. Ga malu-malu amat. Lain kalo ga bawa bawahan, cuma atasan doang. Ya nggak?” (Ngisep rokok dan pegang jidat ala Chairil Anwar)

“……” (Hening)

Leave a comment

Filed under miscellaneous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s