Kiat Tentukan Format Cerita dalam Tulisan

Juerg Vollmer, Journalist

Juerg Vollmer, Journalist

Menemukan sebuah bahan berita yang menarik di mata pembaca dan ‘menjual’ di mata pengiklan adalah satu kerja keras tersendiri. Ada sebuah keseimbangan yang harus dicapai di sini: keseimbangan antara aspek jurnalisme dan sisi komersialisme. Jurnalis perlu memegang teguh nilai-nilai idealisnya sembari tetap memburu nafkah dengan memberikan berita-berita yang ‘menjual’ bagi medianya.

Setelah hal itu tercapai, kerja tidak berakhir begitu saja. Pewarta harus mengolah bahan tadi agar layak muat dan layak baca. Dan untuk mengolah, tidaklah mudah.

Kiat-kiat berikut ini saya sarikan dari Panduan Pemberitaan tentang Corporate Governance yang diterbitkan oleh International Finance Corporation (IFC). Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin menjadi pewarta profesional dan sebagai catatan bagi diri saya juga supaya tidak hanya jadi wartawan penyadur dan jangan sampai menjadi wartawan salin rekat alias “copy paste”.

Pada intinya, sifat dasar cerita menentukan formatnya. Ada berita, feature, feature berita, profil dan investigatif.

Dalam memilih sebuah format berita, seorang pewarta perlu melontarkan 3 pertanyaan utama.

Pertama, apakah cara terbaik untuk menceritakan kisah tersebut untuk menari perhatian pembaca dan bertahan memperoleh perhatian mereka?

Kedua, format apakah yang cocok untuk bahan dalam cerita ini?

Ketiga, mengapa para pembaca harus membaca cerita ini sampai tuntas?

Berikut merupakan penjelasan singkat berbagai macam jenis cerita.

BERITA
Jika cerita itu bersifat baru (belum pernah muncul) baik yang sudah atau akan terjadi, formatnya akan menjadi cerita tradisonal dengan paragraf pertama berisi informasi penting lalu menuliskan informasi lain dengan gaya piramid terbalik (makin kurang penting, makin di bawah). Hindari penggunaan terlalu banyak angka saat menulis pembukaan berita.

FEATURE
Cerita yang relatif timeless (elemen waktunya tidak kuat), topiknya umum atau mengenai perspektif tertentu dari kisah dapat dimasukkan dalam jenis berita feature. Misalnya berita tentang struktur organisasi sebuah bisnis yang ditulis pasca munculnya kasus hukum yang membelit seorang petinggi perusahaan.

FEATURE-BERITA
Sebagian kisah tidak bisa dibedakan secara jelas antara kedua kategori sebelumnya. Cerita jenis ini biasanya mencakup peristiwa yang baru terjadi atau tulisan tentang tokoh dalam berita terhangat, contohnya bagaimana direktur baru pengaruhi pengambilan keputusan dalam perusahaan, bagaimana perusahaan- perusahaan bangkit pasca ambruknya sektor industri yang terkait.

PROFIL
Profil hanya memuat kisah satu orang dan membahasnya secara intensif. Wartawan bisa memperkaya tulisan dengan tidak hanya mewawancarai si sosok itu tetapi juga teman-temannya, anggota keluarganya, bahkan rival-rivalnya. Profil pun bisa difokuskan pada bisnis tertentu, misalnya anggota-anggota keluarga yang lebih muda dalam suatu bisnis keluarga, atau seorang pemegang saham yang vokal menentang kebijakan perusahaan.

INVESTIGATIF
Cerita investigatif memiliki unsur-unsur cerita jenis berita dan feature. Ciri khasnya ialah adanya penguakan pelanggaran dan menjadikannya berita utama untuk pertama kali. Panjangnya melebihi berita atau fitur biasa dan bisa disajikan sebagai satu rangkaian cerita selama beberapa hari dengan sidebars (kotak cerita). Sidebars adalah cerita-cerita lebih kecil yang menyertai cerita utama dan setiap cerita memusatkan diri pada satu sub topik tertentu yang ditujukan dalam cerita tersebut, memberi detil dan latar belakang lebih. Misalnya, kisah-kisah mendetil tentang praktik akuntansi perusahaan dapat menjadi ceria investigatif bila dapat membuka kasus pelanggaran tertentu.

KOLOM OPINI
Jenis cerita satu ini mirip dengan “opinionated bloggers”, menurut saya. Hanya saja yang menulis adalah jurnalis. Di dalam kolom opini, Anda dapat temukan ulasan, kritik dan spekulasi atau asumsi sang jurnalis berdasarkan fakta yang sudah ada.

Leave a comment

Filed under journalism

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s