Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (3-Habis)

Lee Kuan Yew dalam memoarnya mendeskripsikan karakter Prabowo Subianto, yang kita kenal sebagai salah satu calon presiden 2014-2019. (Image credit: Wikimedia Commons)

Lee Kuan Yew dalam memoarnya mendeskripsikan karakter Prabowo Subianto, orang yang kita kenal sebagai salah satu calon presiden RI periode 2014-2019. (Image credit: Wikimedia Commons)

Baca sebelumnya: Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (2)

Masih di halaman 316, Lee mengutip perkataan Prabowo bahwa Sofyan Wanandi berkata pada Prabowo dan sejumlah jenderal lainnya bahwa Suharto yang saat itu masih berkuasa harus turun tahta. Prabowo berusaha meyakinkan Lee bahwa Sofyan benar-benar mengatakan hal itu dan menurut Prabowo pernyataan tersebut bisa membahayakan kelompok Katholik yang berdarah Tionghoa di tanah air. Mendengar ‘agitasi’ sang jenderal, Perdana Menteri Goh Chok Tong dan Lee menjadi bingung. Begini Lee menggambarkan kebingungannya:

Both the Prime Minister and I puzzled over why he should want to tell us this about Sofyan when it was patently unlikely that any Indonesian would tell the president’s son-in-law that the president should be forced to step down. We wondered if he was preparing us for something that would happen soon to Sofyan and other Chinese Indonesian businessmen.” (From Third World to First, p. 317)

Tentu saja ini kurang sama sekali tidak masuk akal. Mengapa Sofyan yang jelas-jelas bukan orang bodoh dan merupakan bagian dari minoritas Tionghoa Katholik mengatakan ancaman kudeta itu pada seorang jenderal yang juga berstatus menantu presiden yang terang-terang masih berkuasa? Bukankah itu seperti upaya bunuh diri? Mengapa Sofyan yang sudah berada dalam bahaya malah mengeluarkan pernyataan semacam itu? Tidak ada yang bisa mengklarifikasi pernyataan Lee ini, kecuali Goh atau Prabowo mau buka mulut juga tentang isi percakapan mereka itu, yang kemungkinan besar tidak akan terjadi. Di sini, kita bisa berspekulasi: siapa yang berbohong dan apa motifnya? Di samping semua hal ganjil tadi, satu hal yang menggelikan adalah lupanya Prabowo bahwa Goh dan Lee juga orang Tionghoa! Lee memang bukan pemeluk Katholik. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Lee mengakui dirinya sebagai orang agnostik (seseorang yang yakin bahwa tidak ada yang bisa diketahui mengenai keberadaan atau sifat Tuhan atau apapun selain fenomena material; seseorang yang mengklaim dirinya bukan pemeluk agama tertentu tetapi juga tidak menyatakan ketiadaan Tuhan). Namun, tetap saja ada persamaan antara Lee dan Sofyan. Jelas, Prabowo memiliki agenda tersembunyi. Agenda yang hanya Tuhan dan ia sendiri ketahui. Silakan Anda baca penjelasan Lee selanjutnya dan simpulkan sendiri.

Lee melanjutkan narasinya dengan membeberkan peristiwa tanggal 9 Mei 1998, saat Admiral William Owens (seorang pensiunanwakil pimpinan US Joint Chiefs of Staff ) menemui Lee di Singapura. Owens rupanya juga mengendus keganjilan yang juga dirasakan Lee dalam diri Prabowo.  Pada Lee, Owens mengaku bertemu Prabowo  di Jakarta pada tanggal 8 Mei 1998. Selama makan siang, keduanya didampingi oleh dua ajudan muda bawahan Prabowo (keduanya letnan kolonel, satu dokter). Owens mendengar sendiri Prabowo mengklaim dengan penuh keyakinan bahwa sang “pria tua mungkin tidak akan bertahan hingga 9 bulan, mungkin ia akan meninggal dunia”. Pria tua yang ia maksudkan di sini kemungkinan besar adalah ayah mertuanya sekaligus ayah kandung istrinya Titiek, Presiden Suharto yang masih berkuasa saat itu.

Lee melanjutkan penuturan Owens yang melihat aura kebahagiaan dalam ekspresi dan air muka Prabowo yang saat itu baru saja diangkat menjadi jenderal bintang 3 dan mengepalai Kostrad. Lee menulis:

In a happy mood, celebrating his promotion to three stars and head of Kostrad, he joked about talk going around that he himself might attempt a coup. Owens said that although Prabowo had known him for two years, he was nonetheless a foreigner. I said Prabowo had a reckless streak in him.” (From Third World to First, p. 317)

Kita bisa garis bawahi kata “a coup” yang dilontarkan Lee. Apakah lelucon kudeta itu semacam isyarat dari alam bawah sadar Prabowo yang tiba-tiba muncul keluar tak terkendali dari mulutnya? Sekali lagi, Lee menegaskan karakter Prabowo. Sebelumnya Lee tahu Suharto berpikir bahwa Prabowo itu sembrono: “He knew that Prabowo was bright and ambitious, but impetuous and rash.” (From Third World to First, p.316). Lee seolah mengamini Suharto dengan menuliskan:”I said Prabowo had a reckless streak in him.” (p.317). Menurut Google Dictionary, “reckless” dapat diterjemahkan sebagai “tanpa berpikir atau peduli atau mempertimbangkan konsekuensi sebuah tindakan” (without thinking or caring about the consequences of an action).

Kemudian meledaklah kerusuhan dan tragedi kemanusiaan yang menimpa warga keturunan di tanah air terutama Jakarta dan sekitarnya pada tanggal 12 Mei 1998. Enam mahasiswa Universitas Trisakti tewas tertembus peluru pasukan anti huru hara. Semua itu memicu kekacauan yang meluas. Penjarahan pusat-pusat perniagaan ibukota dan permukiman warga keturunan Tionghoa ditambah lagi dengan pemerkosaan dan pembunuhan keji terhadap para wanita keturunan Tionghoa. Lee berkomentar:

“It was general knowledge that the rioting was engineered by Prabowo’s men. He wanted to show up Wiranto as incompetent, so that on Suharto’s return from Cairo, he (Prabowo) would be made chief of armed forces. By the time he returned from Cairo on 15 May, Suharto’s position was lost.” (From Third World to First, p. 317)

Menurut Lee, sudah bukan rahasia lagi bahwa kerusuhan Mei 1998 direkayasa oleh orang-orang Prabowo. Prabowo ingin menunjukkan pada Suharto bahwa pesaingnya itu tak seunggul yang dikira, ingin membuktikan bahwa Wiranto sebagai pucuk pimpinan TNI lengah dan tak berdaya menghadapi kekacauan bernuansa SARA (suku, agama, ras) tersebut. Misi Prabowo rupanya, kata Lee, adalah menjadi pimpinan Angkatan Bersenjata RI. Sayangnya, ayah mertuanya saat itu malah jatuh dari kursi kekuasaannya yang sudah dikuasai selama 30 tahun lebih.

Atas semua kejadian tragis yang menimpa pemimpin negeri tetangganya ini, Lee menjabarkan keprihatinannya:

It was an immense personal tragedy for a leader who had turned an impoverished Indonesia of 1965 into an emerging tiger economy, educated his people and built the infrastructure for Indonesia’s continued development. At this crucial moment, the man who had been so good at judging and choosing his aides had chosen the wrong men for key positions. His mistakes proved disastrous for him and his country.” ( From Third World to First, p. 318)

Dari penjelasan Lee ini, jika memang benar, Prabowo bisa disimpulkan telah berkontribusi pada jatuhnya sang ayah mertua saat itu karena kerakusannya pada kekuasaan. Dengan berdasarkan pada asumsi tersebut, tampaknya keluarga Cendana sudah memaafkan tindakan Prabowo karena mereka menyatakan dukungan bulat padanya di Pilpres 2014 ini. (sumber: Inilah.com). Cukup masuk akal jika demikian adanya, karena bila ia menjabat sebagai presiden RI periode 2014-2019, Prabowo bisa menjadi pembuka jalan bagi dinasti Cendana untuk kembali berkuasa.

 

73 Comments

Filed under miscellaneous

73 responses to “Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (3-Habis)

  1. Aku udah baca tulisan artikel pertama hingga ketiga…
    Terlintas dalam pikiranku, kebingunan masyarakat soal QC dan segala macam serangan sewaktu masa kampanye, merupakan taktik lapangan PS. Kalau bener demikian, ucapan wartawan asal Amerika itu ada benarnya juga.

  2. Pingback: Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (2) | Akhlis' Blog

    • AS

      Tidak heran, Sudah jelas kalau Singapore, Australia, Amirika dll tidak senang kalau Indoneisa maju. Yang heran, kalau ada orang Indonesia yang percaya pada omongan orang luar. Misalnya kayak wartawan itu yang namanya si Jaim. Setiap omongannya malah menjadi pegangan. Mudah2an masih banyak orang Indonesia yang pintar, punya nasionalis yang tinggi, tidak mudah terpengaruh sama si jaiiiim ini. Insya Allah masih banyak …..

  3. ehem

    Wartawan AS itu namanya Allan Nairn.

  4. Joko

    Thanks buat pencerahannya dan akan habis dia.

  5. Erik

    Tulisan bagus. Walau masuk lewat Lee Kuan Yew, tetapi banyak juga menjelaskan jatuh bangunnya hubungan PS dengan keluarga cendana. Jika PS bisa naik, maka dampaknya akan melebihi masa orba. Kebangkitan keluarga cendana hanya satu diantara seratusan keluarga yangterindikasi Korupsi dan kejahatan kemanusiaan lainnya. Terimakasih untuk tulisan ini.

  6. Tory Suryo

    Terimakasih atas paparannya. Ini menegaskan diskusi kita selama ini, menganalisa ke dua sosok Capres secara empiris sosial, psikososial, data/informasi faktual berdasar sumber-sumber yang kredibel.

  7. Mr.Haha

    Tulisan yang bagus dengan referensi yang lengkap. Haha… Lucu juga lihat Prabowo yang sekarang bilang tidak ikut campur urusan 98 malahan ngomong bahwa itu propaganda dari tim lawan.

  8. Interesting! Btw, tumben nulis politik ya?

  9. andi

    tulisan menarik dan sangat tertata baik. Hanya sedikit ganjalan di bagian akhir, apakah coup de etat kerusuhan itu memang ditujukan menggeser Wiranto atau memang Prabowo want to accelerate his prediction that the old man will not stand longer than period of 9 months?. Jika ini yang terjadi, maka Prabowo boleh dibilang orang yang menyebabkan runtuhnya orde baru dan dengan sendirinya kemunculannya kembali bukanlah membuka jalan bagi generasi baru cendana.

    Andi Hakim
    NUS Singapore

    • Rina

      Semua tulisan berdasarkan prediksi dan dugaan Lee Kwan Yew berdasarkan apa yang disampaikan Prabowo pada beberapa orang dekatnya. Disisi lain fakta juga membuktikan bahwa Prabowo dijatuhkan untuk mempermudah Benny Murdani dkk untuk mengkudeta Suharto. Prabowo dijadikan tumbal para jendral yang ingin kekuasaan. Hal ini dibuktikan dari ucapan Habibie dalam dialog tertutup. Dalam percakapan itu Habibie mengatakan bahwa beliau mengerti niat baik Prabowo untuk melindungi Habibie dari kudeta para jendral, namun Habibie telah lebih dulu bertemu dengan utusan Benny Murdani. Hipotesanya, bila Prabowo benar adanya merwncanakan kerusuhan, apakah mungkin Prabowo masih berkeliaran? Mengingat betapa mudahnya para jenderal menjatuhkan Suharto melelui gerakan mahasiswa? Analoginya, apa hebatnya Prabowo dibanding Suharto yang sudah menjadi kaisar di Indonesia selama 32 tahun? Pemaksaan terhadap Prabowo untuk menceraikan Titiek Suharto dan diusirnya Prabowo dari Cendana jelas meninggalkan dendam bagi Prabowo. Prabowo akan menjadi orang nomor satu yang bisa menyusup masuk menghentikan langkah para ahli waris Orde Baru. Dukungan Titiek tehadap Prabowo semata-mata berdasarkan rasa cinta yang diputus dengan paksa.

    • sakti

      Infonya, prabowo meminta jabatan menhukamPangab ke habibie tapi ditolak habibie. Bukan kudeta, tau sendiri saat itu sp menterinya. Wiranto vs Prabowo. Coba tanya pak habibie pasti jawab yes..

  10. John N

    Sudah banyak diketahui oleh sebagian besar etnis tionghoa di indonesia tentang adanya berita ini. Maka dari itu pesan dari mendiang opa kami adalah “Nak, jangan salah pilih presiden, karena peristiwa 98 akan terulang kembali tetapi tidak se-vulgar saat itu, tapi efeknya akan lebih dasyat. Karena kita akan di politisir sebagai kaum minoritas dengan adu domba dengan saudara2 kita kaum pribumi. Dan akhirnya kaum kita tidak akan dianggap sebagai sebagai warga negara NKRI. Ingat nak, kalian adalah asli orang Indonesia walau secara fisik dan nenek moyang berbeda. Kalian lahir di negeri ini, mencari hidup dan mati di sini. Sumbangsih kalian harusnya untuk negeri ini bukan untuk nenek moyang kita yang berasal dari China daratan ” kalimat yang keluar dari opa saya pada saat beliau jatuh sakit 3 minggu lalu itu begitu membekas di benak saya dan keluarga besar saya yang menemani saat terakhir beliau.

  11. RKM Widodo

    Wonderful !
    I praise GOD for you write it all.
    Smart writer… smart Indonesian! Brave!
    Thanks for write. And i glad i have read . GBU.

  12. I never read lee kwan yew book. But i do believe what he said is true. And yeah, you should add allan nairn opinion also cos he gave same statement as lee kwan yew. Thanks for sharing anyway🙂

  13. cica

    setuju dengan andi hakim, kalau ini benar itu artinya beliau yang meruntuhkan orde baru. dan rasanya tidak mungkin cendana akan berkuasa lagi.

  14. yah mudah2an kerusuhan seperti itu gak bakal terjadi lagi, dan mudah2an keputusan saya yang tidak memilih Prabowo adalah tepat…..

  15. lily

    It’s really a good input for all of us that tells us the mistake made by our former presiden, Soeharto. Why we didn’t learn from history for better Indonesia

  16. terimakasih telah berbagi informasi penting ini sebagai referensi tambahan…

  17. Wow!! Baru kali ini baca artikel dgn point of view yg berbeda sekaligus surprising, ttg “agenda”dibalik ambisiusnya seorg PS jd org no 1 di Indonesia. Penilaian Allan Nairn memang masuk akal, tapi pandangan Lee Kuan Yew benar2 memberi perspektif yang berbeda, yang mengajak orang Indonesia utk lebih cynical memahami seorg PS. Terimakasih tulisannya.

  18. Ano

    Lebih bahaya lagi ada campur tangan AS melalui Singapura dalam kerusuhan 98. Dan diperparah PDI. Semua versi 98 ujunnya cuma masalah HAM dan perebutan kekuasaan. Pada hakikatnya Indonesia mengalami krisis moneter yg dijajah secara Ekonomi oleh asing,a diadu domba oleh AS dan Singapur.

  19. Devkhan Ali

    Lee… isinya lbh kpd ajakan ngerumpi… satu sisi mw mempreteli Capres PS.. sisi lai ia sdng melontarkan dukungannya trhdp JokowiJK…n berharap capres yg didukung oleh temen2 etnis nya lolos mnjd Presiden… isi nya sngt memprovokasi n intimidasi Capres Prabowo yg menunggu hasil resmi KPU… bs jg ini bntuk propaganda trhdp KPU spy lbh m3mihak trhdp JOKOWIJK… sy lbh percaya Prabowo daripd org asing yg sdng menyelamatkan ladang uang nya di indobesia dng cara memfitnah…

  20. Devkhan Ali

    Akn smkn bnyk dtng org2 yg akan menjegal prabowo tuk mnjd Presiden umat… baik yg terang2ngan dari bangsa manusia maupun sembunyi2 tak terlihat seprti bangsa jin n siluman yg dtng dari dlm negeri maupun luar negeri…

  21. me

    Ada apa dgn amerika & singapore yg tiba2 ikut memperkeruh pilpres di indonesia

    • Buku ini diterbitkan tahun 2000, 14 tahun sebelum Pilpres 2014.

    • apapun komentar asing/aseng/negara tetangga tentang capres saya… saya tetap percaya sama orng pribumi, kenapa? krn dr dulu nya asing dan tetangga tidak henti2 nya mengadu domba dan menyebar fitnah pada indonesia dan selalu ingin mengeruk hasil bumi kekayaan indonesia. ucapan moyang kami presiden pertama bapak soekarno tentang memilih pemimpin “PILIHLAH PEMIMPIN YG DI BENCI OLEH ASING KRNA DIA AKAN MEMBELAMU DR KEPENTINGAN ASING, JNGAN MEMILIH PEMIMPIN YG DI SAYANGI OLEH ASING KRNA DIA AKAN MEMPERDAYAIMU” terimakasih coretan2 dinding anda, sdikitpun saya tidak mempercayainya. pak prabowo walaupun dia manjadi rakyat biasa/sipil namun dia telah mampu membuktikan membantu sodara2 kami yg kekurangan materi, brapa bnyak anak asuh nya di bumi pertiwi ini, sampai sekarang dia masih memberi mkn anak2 asuh nya yg berjumlah ribuan. dan 1 lg kenapa dia mau ambil alih pabrik kertas yg sudah bangkrut di kalimantan?? krn dia tau dsana ada lapangan udara rahasia yg akan di selamatkan untuk menjaga NKRI, jika sampai pabrik kertas itu ke asing maka lapangan udara akan jd pangkalan militer asing. sanggupkah anda ambil alih pabrik yg sudah bangkrut???

  22. jukukukiu@yahoo.com

    potensi dan sumber kudeta sering dilakukan militer .. stop militer dalam kepresidenan !

  23. tuin

    Terimakasih tulisannya, seandainya hasil tes kejiawaan capres 1 ini bisa direlease hasilnya maka akan menjadi benang merah dari dugaan Lee…

  24. alie bozie

    Ngapain bingung2 berfikir….
    Semua negara tak akan ada yg setuju jika prabowo berdiri sebagai presiden..apalagi singapore..kenapa???
    KARNA PRABOWOLAH YG BISA MENJAGA KEDAULATAN DAM MEMPERTAHANKAN KESATUAN DAN KEKAYAAN ALAM NKRI.

    simpel…

    • rakyat

      Tau darimana? Sok yakin lu.
      Orang2 yg dibelakang dia aja mafia semua tuh… buta? Apa ga pernah baca berita?

      Pantesan lu o’on… mikir aja gak mau…

    • rambo

      kl msh ada org bego yg prcy retorika n omong kosong soal janji wowo indonesia bangkit bla bla bla cb lihat para pendukungnya semua garong n rampok. bgmn bs dia yg didukung garong bisa brantas garong! !!

  25. Rafi Raspati

    Adakah kemungkinan orang itu berubah setelah tahun 2000 (tahun terbitnya buku tersebut)
    Ataukah adakah dari pernyataan PM Singapura itu menunjukan bahwa PS adalah orang yang jahat seumur hidupnya?

    Well.. let’s kill all prisoner then. Because bad people always be bad for the rest of their life.

    Buat saya, referensi memilih pada pemilu itu harus didasarkan pada kondisi calon presiden saat ini agar objektif. Sejarah itu hanya referensi hiburan saja. Toh sahabat Rasul SAW itu kebanyakan dulunya adalah seorang musuh.

    Tulisan Anda tak lebih dari bedah buku saja, dengan subjektivitas bahasan pada PS.

    • Benar. I am an opinionated blogger. Itulah mengapa saya menulisnya di sini, bukan di media massa.

      • Tapi masa lalu tetap tidak bisa diabaikan bila berkaitan dengan hajat hidup orag banyak. Siapa yang bisa menjamin bila ternyata PS tetap memiliki karakter sperti apa yg digambarkan PM Lee sampai sekarang. Hasil tes kesehatan jiwa PS seharusnya dipublikasikan sehingga para pakar jiwa bisa menggambarkan karakter yg sesungguhnya.

    • Mas/Mbak Rafi, apakah anda akan merelakan adik/anak perempuan anda dilamar oleh orang yg tahun 2000 terkenal sebagai orang yg sadis.kasar?
      Apakah anda bisa sepositif thinking itu? =))

    • rakyat

      Hahahaaha mantep banget lu tong bilang sejarah itu cuma referensi hiburan.

      Sekarang gini ane kasih perumpamaan… kalo ada pemerkosa yg udah bebas dari penjara skrg mau macarin anak lu… kira2 lu masih bisa nganggep sejarah itu cuma “hiburan” gak?

      MIKIR

    • JANGAN KAITKAN POLITIK DENGAN AGAMA,JAMAN RASUL SAW MASIH BANYAK ORANG YG BERFIKIR WARAS,UNTUK SEKARANG BANYAK ORANG INGIN BERKUASA ATAS NAMA AGAMA,BAHKAN MEMBUNUHPUN ATAS NAMA AGAMA PULA.

  26. Benar- benar psikopat.

  27. LV

    I hate politics, but this one is quite interesting! Gotta buy the book, I guess😜

  28. theresia windi

    hidup jokowi,,,,,,

  29. itukan cara kamu menyampaikannya/menerjemahkannya. tetapi kalau kita ermati dan membacanya secara keseluruhan, tidak benar apa yg kamu ulas disini…

  30. Kamil, SE

    Jadilah Imam dalam keluarga masing-masing. Kalau sdh dicampuri tetangga, tinggal tunggu kehancuran….???

  31. joko

    Jadi ingat kesaksiannya theo syafei , kerusuhan mei 1998. Dia bilang pelakunya dijemput paka pesawat hercules. ada pelakunya yang suaranya mirip dengan suara safrie samsyudin (sekarang wakil menhankam) Dan wiranto tidak percaya dengan pasukan yang ada di sekitar jakarta makanya wiranto memanggil pasukan dari pangdam diponegoro untuk mengamankan jakarta

  32. Arief

    Yuk dibaca dulu, ini sejarah dan bagaimana pun cara nya jgn biarkan mereka trus mengambil keuntungan dr negeri ini..!!

    http://indonesiana.tempo.co/read/17921/2014/06/21/pencariilmuseumurhidup/keterkaitan-antara-militer-mafia-perminyakan-dan-akun-akun-penyebar-kebohongan

  33. kiki

    sungguh media para pendukung kedua capres sudah hampir tidak bisa di percaya”
    yang menjadi presiden nanti, adalah sungguhnya manusia yang sudah di takdirkan menjadi presiden”
    entah apapun caranya”
    bisa dengan cara menjilat para investor, dengan cara kudeta, ataupun dengan cara yang lain.
    rakyat hanya bisa berharap, siapapun presiden nya, negara ini tetap aman dan terkendali”

  34. jj

    masalahnya PS didukung maling-maling rakyat. itu masalahnya

  35. Reblogged this on f * w o r L d and commented:
    buat yang kangen WOWO🙂

  36. Pingback: 2014, The Most Unbelievably Stunning Year… Bloggingwise | Akhlis' Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s