3 Minggu Tanpa Shampoo

‎Ini bukan tentang penghematan. Ini juga bukan karena saya ingin mereka ulang kebiasaan manusia zaman batu. Tetapi karena saya pikir sesekali kita harus kembali ke titik nol, mengurangi ketergantungan dengan solusi-solusi buatan kita sendiri yang kerap menimbulkan masalah baru setelah memecahkan satu masalah lama.

Saya tak akan mengulangi penuturan saya di tulisan saya pekan lalu, bahwa masalah kulit kepala kering yang memicu ketombe dan rambut kering dan tipis itu hanya bisa diatasi dengan berhenti memakai shampoo buatan manusia. ‎Serius. Saya sudah tidak tergiur lagi dengan shampoo penebal rambut cap kuda yang disarankan teman. Saya mencoba untuk memasrahkan pada alam.

Sebenarnya saya bersyukur tidak perlu harus ke konsultan kesehatan rambut mahal yang beriklan di baliho di jalan protokol ibukota. Saya sudah menemukan solusinya di bahan-bahan alami seperti air tawar bersih, lemon, lidah buaya dan minyak zaitun.

Dan satu lagi penemuan saya minggu ini ialah percobaan dengan minyak sesame cukup manjur. Rambut saya rasanya menjadi lebih hitam dan tebal. Seperti minyak zaitun, saya oleskan satu atau dua tetes minyak sesame ke telapak tangan lalu mengusapkannya ke rambut dan membiarkannya semalaman. Perbedaan dari minyak zaitun adalah bahwa minyak sesame ini karakteristiknya tidak ‘seberat’ minyak zaitun. Artinya, saat dioleskan ke muka atau rambut, rasanya lebih ringan, cepat terserap. Saya bandingkan saat rambut saya dioles minyak sesame, tekstur rambut saya menjadi mengembang, seperti adonan kue yang diberi baking soda. Lebih bervolume meski tetap berminyak sedikit. Dan setelah rambut yang diolesi minyak sesame itu dibilas, rasanya juga masih lembut dan sensasi lebih tebalnya terasa. Hal ini tentunya menggembirakan bagi mereka dengan karakter rambut yang lurus dan tipis seperti saya. Sementara dengan minyak zaitun, rambut menjadi lebih lepek sehingga pembilasan dengan air bersih dalam jumlah banyak lebih diperlukan. Setelah disisir, rambut yang diolesi minyak zaitun lebih suka rebah daripada megar dan mengembang. Tampilan volume rambut menjadi menurun sehingga tampak lebih tipis dengan olive oil kalau saya bisa katakan. Bukan kabar baik bagi mereka yang ingin memberi kesan lebih tebal pada rambutnya. Entah apakah ada penjelasan imiah untuk ini semua tetapi saya pikir minyak sesame memang menyehatkan rambut kita.

‎Selain rambut, tubuh secara umum juga bisa disehatkan dengan konsumsi minyak sesame secara rutin. Sebetulnya minyak sesame ini adalah minyak perasan dari biji-biji wijen berkualitas yang diproses dengan suhu rendah agar tidak rusak nutrisinya.

Menurut salah satu produsen minyak sesame (saya tak akan sebut brandnya di sini), minyak ini tinggi akan kandungan asam lemak esensial omega 6 (41 persen) dan omega 9 (46 persen). Tak cuma itu, ia juga mengandung sesamol dan sesamin, dua senyawa alami yang berkhasiat memerangi radikal bebas yang membahayakan kesehatan sel_sel tubuh. Sebagaimana diketahui, radikal bebas membuat tubuh lebih rentan terjangkit penyakit.

Leave a comment

Filed under health

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s