Perlambat Kepikunan dengan Perbanyak Tidur. Serius!

Siapa yang tidak suka tidur? Apalagi di akhir pekan seperti sekarang, dengan cuaca labil dengan curah hujan yang lebih tinggi diselingi mendung dan sinar matahari sesekali.

Ternyata tidur cukup di malam hari (jadi bukan di siang hari) bisa membantu kita lebih tahan terhadap gejala-gejalan kepikunan, demikian simpulan sebuah studi.

Kepikunan atau dementia seperti penyakit Alzheimer’s merupakan kondisi otak yang mengalami penurunan yang disebabkan oleh akumulasi beta amyloid dalam otak.

Sebuah studi terkini yang dipimpin Prof. Roh Jee-hoon di Asan Medical Center, University of Ulsan, di Seoul dan Prof. David M. Holtzman di Washington University di St. Louis, menyimpukkan bahwa hubungan antara tidur dan oreksin, sebuah zat transmiter syaraf yang mengatur kewaspadaan dan keterjagaan.

Temuan ini mendukung studi-studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa mereka yang tidur lebih sedikit dari 6 jam per malam memiliki kadar beta amyloid dalam otak yang lebih tinggi daripada mereka yang tidur setidaknya 7 jam.

Studi Roh itu menjelaskan bahwa makin sedikit tidur, makin tinggi risiko kepikunan karena modulasi oreksin dan efeknya pada tidur tampaknya memodulasi beta amyloid dalam otak.

Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Experimental Medicine.

1 Comment

Filed under health

One response to “Perlambat Kepikunan dengan Perbanyak Tidur. Serius!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s