Kunci Melakukan Pose Mermaid dengan Lebih Mudah

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/6d5/15427373/files/2014/12/img_5234.jpg
Pose mermaid atau putri putra duyung mirip dengan pose eka pada rajakapotasana (one-legged royal pigeon pose) tetapi sebenarnya ada satu perbedaan: sisi tubuh yang diregangkan. Dalam pose mermaid, Anda lebih fokus pada peregangan lateral alias dua sisi samping tubuh. Namun, dalam pose eka pada rajakapotasana lebih ditekankan peregangan pada sisi depan torso, sehingga terbentuklah gerak condong ke belakang yang disebut back bending.

Dalam foto, saya seharusnya lebih memiringkan tubuh ke samping tetapi karena sendi bahu saya terlalu lentur dan mungkin tangan saya agak panjang dan sendi pinggul saya juga lebih terbuka lebar dari orang kebanyakan, saya tanpa sadar mengkompensasikan peregangan sisi samping tubuh dengan kelenturan sendi bahu saya yang memungkinkan saya mengaitkan lengan dan telapak kaki lebih mudah.

Nah, jika Anda ingin mencoba melakukan pose mermaid dengan lebih baik, saya sarankan untuk lebih sering melakukan peregangan yang membuka sendi pinggul agar kedua paha benar-benar menyentuh matras atau lantai hingga dari samping tak tampak ada celah. Benar-benar menempel ke tanah seluruhnya. Caranya dengan memperbanyak pemanasan hip opening seperti pose pigeon yang telungkup ke depan untuk regangkan otot di paha samping. Kemudian bisa dicoba juga pose anjaneyasana agar otot quadriceps di paha depan lebih teregang sempurna. Dengan melakukan anjaneyasana yang baik, kaki belakang dalam pose mermaid akan lebih mungkin menyentuh lantai secara menyeluruh.

Untuk peregangan torso agar lebih siap melakukan pose mermaid, cobalah pose banana atau pisang. Berdiri tegak kemudian miringkan tubuh ke kanan dan kiri tanpa membuat bahu jatuh ke depan. Artinya miringkan torso dengan seolah punggung belakang dan kepala serta bahu masih menempel pada sebuah dinding imajiner. Dengan begitu sisi samping torso akan lebih siap.

Untuk mengaitkan kedua lengan dengan lebih mudah, cobalah melakukan peregangan bahu dengan lebih intens. Pose sapi atau gomukhasana akan membantu sekali. Dan jika disertai kelenturan pinggul, kelenturan bahu akan memungkinkan telapak tangan dan siku saling bersentuhan dan terkait.

Selamat mencoba!

Leave a comment

Filed under yoga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s