Bulu Mata Unta

Jeong-a tak sengaja menatap mata saya saat kami berempat mengantre di Titihan Samirono selama 1 jam lebih siang itu. Tiba-tiba ia berceletuk dalam bahasa Korea. Saya tak paham dan meminta Jeong-hyeon menerjemahkannya pada saya. Bahasa Korea saya minim dan bahasa Inggris Jeong-a sangat kurang. Jeong-a juga tak pernah belajar bahasa Indonesia. Jeong-hyeon berpikir sejenak dan…