Trik Tendangan dalam Ardha Viparita Salabhasana

‎Banyak yang bertanya bagaimana cara mengangkat kedua kaki di udara dalam pose ardha viparita salabhasana seperti yang ada dalam foto. Ada yang mencoba mengangkat dengan langsung menaikkan kedua kaki ke atas perlahan dengan menggunakan tangan sebagai titik tumpuan.

Cara ini memang mudah bagi yang otot-otot core miliknya sudah kuat sekali. Berbanggalah mereka yang memilikinya.

Namun, bagi mereka yang sekurus saya dan kekuatan batang tubuhnya kurang bagus, ada cara lain sebagaimana juga disarankan oleh mendiang B.K.S. Iyengar di bukunya Light on Yoga.

Triknya adalah melakukan tendangan ke udara. Jadi begini caranya. Tengkuraplah di mat, kedua tangan di samping tubuh. Tarik napas dalam, kemudian langkahkan kaki mendekat ke atas. Ingat, bagian tubuh lain masih menempel di matras yoga Anda. ‎Yang boleh bergerak cuma kaki. Angkat satu kaki ke atas dan gunakan satunya sebagai tumpuan. Tarik napas dalam-dalam lalu lecutkan kaki yang sudah di atas dengan diikuti kaki yang lain. Setelah kedua kaki di udara, perlahan hembuskan napas keluar sembari dekatkan telapak kaki ke depan bawah. Anda bisa memilih untuk tidak menyentuh kaki sampai puncak kepala atau ke lantai/ tanah jika memang belum bisa. Versi mudahnya adalah yang di atas. Kaki bisa divariasikan seperti kaki garudasana. Atau lurus saja. Sesuai selera.

Setelah kaki berada di udara, ganti mereka yang otot corenya kuat yang harus kesulitan untuk melengkungkan tubuhnya karena pose ini termasuk jenis asana back bend yang cukup dalam.

Punggung bawah sangat berisiko cedera jika belum cukup banyak pemanasan dan bagi yang sudah pernah cedera otot punggung bawah, berhati-hatilah atau cedera yang lebih parah bisa terjadi.

Dengan kedua kaki di atas, cobalah tahan pose sembari mencoba bernapas normal. Meski sulit, cobalah mengatur napas. Inilah puncaknya, Anda harus tenang dan ‘menikmati’ pose. Ketenangan dan kesadaran akan mengurangi risiko cedera.

Jangan menyudahi pose ini dengan sembarangan. Gunakan satu kaki sebagai penopang tubuh saat mendarat. Turunkan satu kaki kemudian diikuti yang lainnya. Kedua tangan tetap bekerja menopang tubuh dan kaki agar tidak terjatuh ke sisi depan atau samping.

Begitu kedua kaki sampai di tanah‎, jangan serta merta duduk dan berdiri. Idealnya Anda perlu melakukan pose penetralisir (counter pose) sebagai penyeimbang. Pose fetus atau child’s pose bisa dilakukan selama beberapa hitungan napas atau hingga detak jantung kembali normal. Jika lower back masih terasa pegal, berbaringlah kemudian tarik kedua paha ke perut, dan gulingkan badan ke kedua sisi samping. Atau jika masih belum mantap, lakukan pose memilin tubuh (twisting) dalam kondisi telentang. Kaki kanan dilipat kemudian lutut diletakkan ke arah kiri hingga menyentuh mat tanpa harus membuat bahu terangkat. Lakukan sisi sebaliknya. Dan tetaplah bernapas.

Selamat mencoba!

Leave a comment

Filed under yoga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s