Perlukah Headstand Diajarkan di Kelas Yoga Pemula?

Headstand mungkin salah satu pose (asana) yang paling populer dalam kelas-kelas yoga kontemporer. Semua orang berbondong-bondong mengikuti kelas yang gurunya mengajarkan pose satu ini, yang biasanya juga diikuti pose-pose menantang lainnya. Disebut-sebut sebagai rajanya pose yoga karena manfaatnya yang segudang bagi kesehatan, headstand masih menimbulkan sejumlah pertanyaan, di antaranya:”Apakah aman mengajarkan headstand di kelas yoga pemula?”

Pertama-tama, saya akan definisikan dulu kelas pemula itu. Kelas pemula adalah kelas yang diikuti oleh mereka‎ yang belum pernah sama sekali melakukan latihan yoga (asana, terutama). Atau juga ada “pemula palsu”, yaitu orang yang sudah lama beryoga tetapi jeda selama beberapa lama hingga tingkat penguasaan asananya kembali ke titik nadhir atau menjadi sama sekali atau hampir tidak bisa. Kasus serupa saya temui pada seorang teman yang sudah menekuni yoga asana jauh sebelum saya memulainya dan setelah 15 tahun rehat dari yoga, ia kembali berasana. Tubuhnya amat terkejut tentu saja. Semuanya kembali kaku, karena praktis hampir tak pernah diregangkan selama bertahun-tahun.

Pernah suatu kali saya membaca sebuah artikel di web. Isinya tentang headstand. Artikel itu ditulis oleh seorang guru yoga pula dan setelah membaca, timbul pertanyaan di atas dalam benak saya. Apakah memang tidak disarankan untuk mengajarkan headstand di kelas pemula, atau setidaknya di kelas yang diikuti orang dengan bermacam-macam ‎tingkat penguasaan, kondisi fisik dan kesehatannya?

Ya, mengajarkan headstand bagi pemula memang sah-sah saja menurut hemat saya. Tak ada aturan atau hukum yang melarang, baik tertulis maupun lisan. ‎Tetapi yang patut diperhatikan lebih cermat lagi apakah saat headstand diajarkan, sang guru memakai prosedur yang aman bagi mereka di dalam kelasnya, yang menjadi tanggung jawabnya? Betul, faktor penentu jawabannya adalah cara mengajarkan headstand itu pada orang lain. Jika sang guru termasuk sembrono dan membiarkan orang yang belum pernah beryoga berjuang mencapai headstand sendirian di kelasnya, bisa jadi jawabannya adalah TIDAK. Hindari saja headstand demi keselamatan semua. Apalagi bagi mereka yang berisiko tinggi seperti pemilik cedera area bahu, leher dan kepala, penderita tekanan darah tinggi dan rendah, dan lain-lain.

Akan tetapi jawabannya bisa berubah IYA, jika yang akan melakukan sudah merasa siap, tubuhnya kuat dan ‎disiapkan secara bertahap dengan kesabaran (karena banyak yang ingin cara instan headstand), dan mungkin akan lebih baik lagi jika disertai alat bantu (props, berupa balok, kursi, handuk, talin atau sabuk/ belt) agar si pelaku headstand bisa melakukan tanpa mencederai diri.

1 Comment

Filed under yoga

One response to “Perlukah Headstand Diajarkan di Kelas Yoga Pemula?

  1. Aku takut headstand, takut nggeblak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s