Asyiknya Jadi Juru Kunci Mozilla Community Space

BARU-BARU ini saya didaulat menjadi salah satu juru kunci alias keyholder di Mozilla Community Space. Peluang itu secara tak sengaja saya temukan di media sosial. Tanpa pikir panjang saya pun menjajal kesempatan itu. Pikir saya,”Siapa tahu bisa ikut terpilih…”

Perkenalan saya dengan Mozilla sebenarnya sudah lama jauh sebelum saya berkunjung ke Mozilla Space yang kini berlokasi di bangunan annex yang mirip paviliun Gedung Perkantoran Tifa di jalan Kuningan Barat I, Jakarta Selatan. Kalau Anda belum tahu, lokasinya di dekat gedung Wisma Mulia dan di belakang Gedung Jamsostek jalan Gatot Subroto.

Saat itu saya ikut serta sebagai partisipan Pesta Blogger 2010 di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta dalam satu sesi yang diisi Gen Kanai dan tulisan saya tentang paparan Kanai masih bisa dibaca di blog ini juga.

Yang saya ketahui saat itu soal Mozilla tentu ialah perambannya (browser) yang khas dengan ikon rubah warna oranye yang dominan. Saya salah satu penggunanya juga. Selain Google Chrome dan Internet Explorer, Mozilla Firefox menjadi satu pilihan peramban yang bisa diandalkan. Kehadirannya menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan karena Mozilla ialah badan nirlaba dan tidak berafiliasi dengan entitas bisnis teknologi dan internet apapun sehingga netralitasnya saya yakini lebih baik.

Sebagai pengguna produk teknologi internet sering kita menyerahkan data dan kebebasan kita berselancar pada perusahaan-perusahaan teknologi yang berorientasi laba sehingga kita sebagai pengguna cenderung diperlakukan secara eksploitatif. Data-data privasi kita bisa dipantau dan digunakan oleh Google, Microsoft dan perusahaan lainnya demi tujuan bisnis mereka. Intinya, Mozilla memposisikan dirinya sebagai kekuatan oposisi yang menyeimbangkan ekosistem internet yang dinamis.

Dari banyak pendaftar, akhirnya terpilih sembilan juru kunci. Kebanyakan anak-anak muda usia duapuluhan. Saya bisa dibilang masih muda tetapi juga tidak begitu muda (susah memilih kata yang tepat). Dengan kata lain, saya keyholder baru yang tertua.

Untuk bisa lolos sampai tahap ini kami cuma harus diwawancara. Isi wawancaranya tidak cuma mengobrol santai dan ber-haha hihi tapi ada bagian seriusnya juga. Misalnya pengetahuan dasar soal Mozilla, bagaimana bisa tahu Mozilla, apa yang bisa dikontribusikan ke Mozilla Indonesia kelak bila bergabung, kesediaan menjaga space minimal 8 jam sepekan, lalu kemampuan menghabiskan makanan ringan tanpa diare (yang terakhir, tolong jangan digubris).

Yang terpenting adalah di sini siapa saja bisa datang dan berbagi pengetahuan untuk kemaslahatan netizen global bersama.

About akhlis

Writer & yogi
This entry was posted in writing. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.