Tanggulangi Peredaran Konten Negatif dengan Cara Ini

Konten bernuansa negatif seakan tiada habisnya diciptakan dan diedarkan di jagad maya. Biasanya konten negatif dikeluarkan dengan agenda tertentu. Misalnya, di tahun politik ini (di Indonesia setiap tahun terasa sebagai tahun politik) rasanya konten negatif bertema pemilihan presiden akan merebak. Konten politik ternyata tak memonopoli, karena konten hoax soal kesehatan juga turut meramaikan kesemerawutan dunia maya kita.

Yang terbaru adalah beredarnya berita palsu mengenai dipukulinya seorang pembicara perempuan setelah berceramah soal sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) yang diangkat lagi menjelang peringatan G30S/ PKI. Di masa rezim Joko Widodo, isu PKI kerap sekali dipakai lawan-lawan politik. Diduga karena Joko Widodo dibekingi oleh PDI Perjuangan yang didirikan Megawati Soekarnoputri. Di masa Orde Lama tatkala ayah Megawati berkuasa, kaum Nasionalis memang dianggap dekat dengan para penyokong Komunisme. Paham Nasakom (nasionalis, agama, komunis) yang diangkat Presiden Soekarno dipandang memberi celah bagi kaum komunis untuk melakukan kudeta di negeri ini. Selanjutnya Anda bisa baca di tempat lain.

Nah, berita soal pemukulan seorang perempuan berjilbab yang berceramah soal sejarah PKI di Bekasi itu kemudian diketahui sebagai kebohongan karena diketahui dari pelacakan foto yang menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari akun Instagram seorang perias Malaysia. Alih-alih dipukuli, wanita di foto itu sengaja dirias agar tampak babak belur dipukuli hingga matanya lebam dan bibirnya berdarah-darah. Padahal itu hanya makeup dengan bahan gelatine prosthetic.
Untuk menanggulangi sirkulasi konten tipu muslihat sejenis ini, ada caranya sendiri. Dan yang penting, siapa saja bisa melakukannya. Ini penting sebab menjadikan kita bisa lebih merasa terlibat dengan dunia maya yang setiap saat kita geluti.

Begini caranya:

  • Simpan hasil tangkapan layar (screenshot)
  • Laporkan ke pengaduan konten http://aduankonten.id/
  • Atau kirimkan hasil tangkapan layar tadi ke email aduankonten@mail.kominfo.go.id
  • Atau laporkan konten negatif itu ke nomor WhatsApp 08119224545

Author: akhlis

Writer & yogi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: