99 Wisdom: Kumpulan Kisah Pendek Pemberi Makna dari Gobind Vashdev

Dalam perjalanan sering saya membawa bacaan berupa buku. Bukan buku digital tetapi buku fisik yang terbuat dari kertas.

‎Ada alasan kenapa saya memilih itu. Sebab saya sudah banyak menatap layar. Untuk mengistirahatkan mata dari radiasi layar gawai, saya pikir lebih nyaman menatap lembaran kertas.

Buku tulisan Gobind Vashdev ini saya pikir cocok untuk dibaca di perjalanan. Sebagai ganti membaca beranda media sosial, buku ini sesuai karena isinya sangat mudah dicerna bahkan bagi pembaca awam sekalipun.

Isinya sebetulnya kumpulan tulisan-tulisan pendek Gobind di media sosial Facebook, yang beberapa saya sempat nikmati juga. Kebetulan kami pernah berteman di Facebook (dan sekarang saya sudah menghapus akun Facebook pribadi saya karena beragam alasan) dan tulisan-tulisan yang berupa status panjang itu cukup menghibur dan menginspirasi.

Karena panjang tiap tulisan ‎yang cuma sekitar 500 – 1000 kata, dalam sekali duduk kita bisa melahapnya. Dan bagi orang yang kesulitan memfokuskan perhatian dan ingin tetap produktif dengan membaca di sela kegiatan atau perjalanan, membaca buku ini tidak begitu menyusahkan.

Membahas mengenai kandungannya, saya yakin Anda akan sangat menyukainya dan bisa menjadikannya bahan perenungan dalam kehidupan sehari-hari. Gobind selalu memiliki idealismenya sendiri dengan berbagai alasan. Ia menurut saya sosok yang unik. Selalu bertindak dengan kesadaran. Tiap langkahnya selalu ada alasan.

Pandangan-pandangannya terpantul dari tulisan-tulisan pendek yang tersusun acak dari berbagai tema. Ia gemar mengeskplorasi berbagai kejadian sehari-hari dan menarik pelajaran berharga dari situ seperti saat ia menulis hikmah dari kejadian kehilangan ponsel di kendaraan travel.

Buku ini menarik untuk dimiliki, bukan hanya dipajang. Karena isinya sangat praktis, dan membumi. Ini bukan jenis buku yang bahasanya berbelit-belit. Anda akan diajak menelusuri diri ke dalam karena Gobind sepertinya sangat menyukai gagasan non dualisme (bahwa tidak ada positif dan negatif, semuanya satu dan mesti diterima dan dirangkul), kesadaran penuh (mindfulness) dalam menjalani kehidupan‎, ajakan hidup yang lebih ramah lingkungan, kebersahajaan (semangat anti konsumerisme) dan sebagainya.

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.

About akhlis

Writer & yogi
This entry was posted in writing. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.