Asupan Tinggi Serat Bantu Kendalikan Diabetes

on

Kadar gula darah yang berfluktuasi drastis pada penderita diabetes membuat mereka harus berhati-hati dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sebagai salah satu pemerhati tren diabetes di Indonesia, saya tertarik dengan satu hasil penelitian para peneliti di Rutgers University yang menyatakan bahwa asupan tinggi serat membantu para penderita diabetes atau kencing manis untuk mengendalikan diabetes mereka. Hal ini terutama berlaku pada mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Dalam studi yang disebut di jurnal Science itu, peneliti menemukan bahwa peningkatan kelompok bakteri di usus berkat asupan makanan yang tinggi serat membantu pengendalian kadar gula darah, menurunkan berat badan dan menjaga kadar lemak darah di tingkat normal pada tubuh penderita diabetes tipe 2.

Temuan ini tentunya menjadi kabar yang menggembirakan bagi Anda yang menderita diabetes atau Anda yang memiliki keluarga dengan kondisi satu ini. 

Bagaimana serat alami makanan membantu perkembangbiakan bakteri yang membantu mengendalikan kadar glukosa darah? Sederhananya, serat makanan dalam sayur dan buah segar pada gilirannya menyeimbangkan biota mikroba di dalam saluran pencernaan kita. Ekosistem bakteri dalam usus akan kembali seimbang begitu kita mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah segar.

Sebagaimana kita ketahui diabetes tipe 2 sudah mewabah di seluruh dunia. Dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan laju pertambahan jumlah penderita yang paling pesat di dunia. Cek saja di situs resmi WHO ini: who.int. Diramalkan akan ada 21 juta orang lebih yang menderita diabetes di Indonesia jika kita tidak mengambil tindakan pencegahan bagi generasi penerus dari sekarang.

Di tubuh penderita diabetes tipe 2, pankreas memproduksi sedikit sekali insulin sehingga kadar gula darah bisa melonjak. Insulin ini berguna untuk membantu glukosa memasuki sel-sel tubuh agar bisa digunakan sebagai energi. Jika asupan tinggi serat sehari-hari diperbanyak, yang terjadi adalah bakteri akan mengurai karbohidrat, dan menghasilkan asam-asam lemak rantai pendek yang memberi makan sel-sel di dinding saluran cerna, mengurangi peradangan dan membantu mengendalikan nafsu makan. Kurangnya asam-asam lemak rantai pendek ini menjadi pemicu diabetes tipe 2 dan sejumlah penyakit lainnya. Banyak studi klinis menunjukkan bahwa memang asupan tinggi serat mengurangi diabetes tipe 2.

Seperti apa makanan yang tinggi serat?

Peneliti menyebutkan biji-bijian utuh, makanan tradisional yang kaya dengan serat dan prebiotik (seperti acar, kimchi, dan sejenisnya) dapat meningkatkan populasi bakteri di usus yang dapat mengendalikan kadar gula darah.

Dalam studi, para penderita diabetes yang mengubah pola makan menjadi tinggi serat berhasil mengurangi level glukosa darah mereka dalam waktu 3 bulan. Kadar gula darah puasa mereka turun lebih cepat dan mereka bisa mengurangi berat badan menuju ideal. (*/)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.