Bukber ‘Zero Waste’: Memang Bisa?

Lapar mata saat puasa. Ujungnya membuang makanan saat berbuka.

Begitulah biasanya perilaku kita saat Ramadan.

Baru pukul 4 saja imajinasi sudah merancang detail menu buka puasa. Dari jenis takjil, menu utama dan penutup, di resto mana, dengan teman yang mana, bla bla. Pesan sampai kesetanan. Banyak sekali.

Tapi begitu berbuka, makan sedikit sudah kenyang.

Author: akhlis

Writer & yogi

2 thoughts on “Bukber ‘Zero Waste’: Memang Bisa?”

  1. Eh, postingnya segitu doang? tambahin dong!
    misalnya cerita kemarin bukber sama siapa aja, di mana aja, makan menu apa aja. kalo sampah berupa sisa makanan, kan tiap hari gitu terus udah diberesin sama pelayan resto-nya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: