Pengalaman Pakai iPhone 11 Buat Kerjaan Menulis

Bulan Juli lalu saya memutuskan membeli iPhone 11 Red setelah 2 tahun memakai Samsung A6.

Samsung A6 ini saya masih sukai sebetulnya. Dan saya pun masih sering pakai sekarang untuk mendengarkan radio. Haha. Betul. Fitur radio analog ini adalah suatu anugerah tersendiri lho karena saya kadang lelah membaca berita online yang sering membuat…tahu sendiri lah. Jengah dengan segala framing media yang membuat kubu dan kutub padahal di dunia nyata sebenarnya damai-damai saja.

Sebenarnya bukan karena kebutuhan mendesak tapi karena saya penasaran betul dengan fitur kameranya yang dobel itu, maka saya memberanikan diri memboyongnya pulang.

Awalnya saya agak enggan memilih iPhone 11 yang ukuran layarnya termasuk besar sekali untuk ukuran tangan saya yang kecil. Dengan satu tangan saya tidak bisa mengetik dengan nyaman. Beda sekali dengan pengalaman memegang iPhone 5 yang pernah saya miliki dan mungil sekali.

Kalau mau memilih saya ingin membeli iPhone SE Generasi kedua tapi sayangnya bulan Juli 2020 produk hebat harga hemat itu belum masuk ke Indonesia. Padahal di pasar luar sudah digembor-gemborkan. Kesal sih.

Selisih harganya lumayan besar. Hampir dua kali lipat lho. iPhone SE Generasi 2 ini cuma 7 jutaan sementara iPhone 11 saat itu masih 12,9 juta. Jadi saya pikir masak-masak.

Sekarang keputusan saya untuk memilih iPhone 11 tak saya sesali karena layarnya yang besar ini membuat kegiatan saya yang kebanyakan mengetik menjadi sangat nyaman.

Di layar Samsung A6, saya sebelumnya sudah merasa lapang tapi begitu pindah ke layar iPhone 11 saya merasa sangat nyaman. Layar 6,1 inchi ini memanjakan jempol kecil saya. Minim typo atau salah ketik sehingga waktu mengetik lebih efisien. Pokoknya salut deh.

Kadang saya bahkan bisa menulis di blog dengan menggunakan iPhone 11 ini.

Perihal warna saya pilih warna merah karena klaim Apple ada pemasukan dari penjualan iPhone Red ini yang dimasukkan ke upaya mendukung kegiatan sosial terutama membantu memerangi Covid-19 setelah sebelumnya membantu kampanye HIV/ AIDS.

Kawan saya bertanya memang saya percaya klain Apple itu. Ya, saya pikir Apple adalah perusahaan dengan manajemen terbuka dan transparan. Semuanya bisa diaudit dan tentu harus bisa dipertanggungjawabkan. Tidak asal njeplak, betul kan?

Yang saya sukai sebagai orang yang bekerja sebagai penulis ialah iPhone ini memberikan fitur Notes yang bisa disinkronisasikan dengan Notes yang ada di MacBook Air saya jadi begitu saya ada draft yang mesti saya harus garap di jalan, saya bisa segera menyelaraskannya dan memolesnya saat bisa duduk nyaman di rumah dan membuka laptop.

Lumayan membantu banget lah.

Sebenarnya fitur sinkronisasi dokumen ini juga ada sih di Google Docs milik Android tapi sekali lagi layar Samsung A6 saya lebih sempit dan kurang nyaman untuk mengetik.

Fitur lain yang membantu kegiatan saya sebagai penulis dan pembuat konten digital ialah Keynote di iPhone. Iya, saya bisa membuat slide/ salindia yang indah di ponsel. Lalu tinggal diunggah di Instagram. Memudahkan.

Karena saya menulis blog di WordPress, saya juga memakai aplikasi WordPress di iPhone 11 ini dan merasa pengalaman penggunaannya relatif mulus. Mengunggah gambar/ foto dari memori iPhone lalu membubuhi dengan teks sangat mudah. Lalu tekan tombol ‘publish’ dan kelar deh!

Semudah itu.

Foto-foto yang indah dari kamera wide-angle iPhone 11 ini juga bisa memberikan ilustrasi yang bagus untuk blog saya. Pokoknya tidak mengecewakan.

Loveee ittt!!

About akhlis

Writer & yogi
This entry was posted in writing and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.