Institusi Pendidikan Tinggi Tak Bisa Dipercaya Lagi?

Di abad ke-21 semuanya berubah. Akses pendidikan seperti pintu gerbang yang terbuka lebar bagi semua orang. Pendidikan juga menjadi alat mobilitas sosial vertikal yang legal di banyak masyarakat. Maksudnya, orang tak peduli latar belakangnya kalau menuntut ilmu dengan baik pasti akan mendapat tempat di masyarakat. Yang miskin kalau mau belajar rajin pasti bisa lebih kaya…

Pandemic Diary: Using YouTube as a Source of Serious Learning

We all know YouTube. It’s a platform for video makers who want to monetize their skills, capture audience’s attention, and be famous, etcetera. I do sometimes visit and enjoy YouTube. Not sometimes but most of the times. Almost every day. I see it as a source of inspiration.  Of course I’m upset with the algorithm…

Kapan Prank Jadi Keterlaluan?

Beberapa waktu lalu kita tahu ada fenomena maraknya “prank” di media sosial, terutama YouTube. Bagi saya sendiri, konten semacam ini sebetulnya bukan barang baru. Cuma medianya saja yang berbeda. Kalau dulu, acara-acara berformat prank juga sudah ada. Sebut saja “Spontan” yang dikenal di SCTV dengan dikomandoi Komeng. Acara setengah jam itu cukup populer dan menghibur….

Membaca yang Nikmat: Apa, Mengapa, dan Bagaimana

Setelah seseorang lulus dari kuliah atau lepas dari pendidikan formal, biasanya kebiasaan membaca sudah luntur dengan sendirinya. Di masyarakat kita, orang yang membawa buku di kendaraan umum dianggap anak-anak mahasiswa. Saya sendiri pernah membuktikannya. Saat masih asyik membaca novel di moda transportasi umum, saya ditegur petugas agar mau menyerahkan tempat duduk saya untuk seorang pria…

Saat Pria Dilecehkan Pria

KADANG ada hal-hal yang tidak bisa diterima oleh akal padahal terjadi benar. Seperti fenomena sebagian kaum pria yang dilecehkan oleh sesamanya. Pelecehan ini bukan semata dalam konteks verbal atau candaan. Tetapi juga sudah ke pelecehan fisik yang sangat mengganggu dan bahkan traumatis. Parahnya karena budaya masyarakat yang masih cenderung paternalistik, kaum pria tidak bisa secara…

Menjembatani Dunia Akademik dan Industri

Berpendidikan tinggi tidak selalu berarti mudah mendapatkan pekerjaan. Faktanya, menurut data BPS per Februari 2018 persentase pengangguran terbuka berlatar belakang universitas mencapai 6,31%, masih kalah rendah dengan lulusan SD (2,67%) dan SMP (5,18%). Masih menurut BPS, persentase lulusan perguruan tinggi yang terserap pasar tenaga kerja dari jumlah total lulusan perguruan tinggi cuma sekitar 12%. Bila…

Bakat Itu Bernama Memiliki Anak

“Be the parent today that you want your kids to remember tomorrow.” ~Unknown KERESAHANNYA ditumpahkan sekonyong-konyong pada saya sebagai satu-satunya pendengarnya di mall yang ramai itu. Ia menyapu keningnya dan menyibak rambutnya yang agak gondrong, suatu gaya potongan rambut yang jadi ciri khasnya selama ini. Gaya sisirannya di tengah, mirip Alam adik penyanyi dangdut Vetty…

Merasa Tak Kuasai Bahasa Inggris, Orang Ini Bunuh Diri

Kemampuan berbahasa asing terutama bahasa Inggris memang hampir menjadi sebuah keharusan dalam era globalisasi. Dalam banyak bidang, bahasa Inggris dipakai sebagai alat komunikasi utama. Bagi mereka yang berkemampuan bahasa Inggris terbatas, terdapat dorongan yang besar untuk mencapai penguasaan yang disyaratkan oleh berbagai lembaga yang hendak mereka masuki. Akan tetapi, kita tidak tahu besarnya tekanan untuk…

Mengapa Banyak Orang India Pintar Berbahasa Inggris?

Kalau dibandingkan negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, Korea atau negeri Indo China seperti Thailand, kecakapan orang Indonesia berbahasa Inggris masih lebih bagus. Tetapi jika dibandingkan dengan orang Singapura, Malaysia, dan India, kecakapan kita berbahasa Inggris kurang sekali. Bagaimana ini bisa terjadi? Sopir taksi yang pernah saya jumpai menjelaskan mengapa rakyat India banyak yang pandai…

Autodidacticism: Learn on Your Own for Yourself

“You can get help from teachers, but you are going to have to learn a lot by yourself sitting alone in a room.” -Dr. Seuss That describes pretty much perfectly my approach to any passion I have now. My linguistic cum literary pursuit and then yoga have always been approached like this. That said, one…

Meeting Saras “Effectual” Sarasvathy

With Saras Sarasvathy, an Indian professor at the University of Virginia’s Darden School of Business. She is known for her passion in entrepreneurship and education, which later on led her to inventing the effectuation theory. You may find her as a keynote speaker on TED Talks and Big Think.

Tidak Peduli Usia 90 Tahun, Pria Inggris Ini Selesaikan Pendidikan Doktoralnya

Seorang kakek yang pernah ikut berperang dalam Perang Dunia II menyelesaikan pendidikan doktornya (S3) 1 bulan setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-90. Eric Woof, sang kakek yang dulu bekerja sebagai pengajar, merayakan prestasinya itu. Ia meraih gelar Ph.D. dari Lancaster University, setelah 74 tahun meninggalkan dunia kampus. Woof yang tumbuh sebagai anak seorang pekerja pelabuhan…