Category Archives: writing

Jasa ‘Dosbing Ketiga’

SEORANG teman lama tiba-tiba menghubungi. Sebelumnya ia pernah mengajak saya menulis buku tapi karena kesibukan dia yang segunung sebagai mahasiswa PhD di negeri kanguru, saya maklum kalau ide itu tiba-tiba lesap bersama waktu. Teman saya ini pernah menjadi mahasiswa berprestasi … Continue reading

Posted in writing | Tagged , | Leave a comment

On Comfort Zone

AROUND 12 years ago, I was standing at a crossroad. I was teaching part time and from the very beginning never planned to stay long. My parents are educators. They were natural educators. They seemed to enjoy their jobs. Their … Continue reading

Posted in writing | Tagged | Leave a comment

Acrobatics Is Better Than Politics

Posted in writing | Leave a comment

BTS Meal Fiasco: How Indonesian Consumers & Marginalized Workers Get Exploited As A Mere Object Of Capitalistic Expansionism

BTS Meal was trending on Twitter on June 9th, 2021. To a non-BTS Army like me, there was no urge to make a purchase of all these available meals offered by McDonald’s outlets in Jakarta. When I thought it was … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Losmen Bu Broto: Tontonanku, Tuntunanku

MUAK dengan tontonan zaman sekarang yang sarat dengan kebobrokan moral dan nilai edukasi rendah serta mementingkan viralitasnya? Saatnya mengaduk-aduk YouTube untuk menemukan tontonan nostalgia TVRI zaman 1980-an. Tontonan favoritku zaman SD ialah “Losmen Bu Broto” yang saat itu sebenarnya aku … Continue reading

Posted in writing | Leave a comment

Laki Punya Diary

TIDAK ada periode hidup yang paling menjemukan dan paling menyesakkan selain pandemi ini. Setidaknya bagi saya. Entah bagi Anda. Bagi orang paling introvert pun, terpasung di rumah memang membuat stres. Jadi efeknya bagi orang-orang ekstrovert juga tak terbayangkan sih. Banyak … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pandemic Diary: Genderang Perang Lawan Kebandelan Masyarakat di Kudus

Tak pernah saya duga Kudus Semarak kota kelahiran saya jadi begini. Masuk headline nasional cuma karena sikap abai masyarakatnya terhadap bahaya Covid-19. Antara malu, sedih, prihatin, geram, frustrasi, entahlah namanya apa. Lebih dari nano-nano. Sudah ada campuran cita rasa raflessia … Continue reading

Posted in writing | Leave a comment

Pandemic Diary: Tentang PBJJ (Penulisan Biografi Jarak Jauh)

AKHIR pekan lagi. Fiuh. Tapi ya namanya pekerja kreatif ya weekend kayak gini tetep kudu kerja otak. Tapi karena kerjaannya di bidang yang disukai jadi nggak terasa berat-berat banget. Untung lah. Bayangkan kalau aku disuruh kerja jadi, misalnya, aktor yang … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , | Leave a comment

Pandemic Diary: Roda Sepeda Buktikan Nyatanya Konflik Kelas Karl Marx

SEPANJANG pandemi ini sudah tak terhitung banyaknya pesepeda yang seliwar-seliwer di jalan protokol ibukota. Jam 6-7 saya kerap menyaksikan para pesepeda borjuis ini giat mengayuh pedal. Semangat banget sampai ada yang teriak-teriak kayak lupa ini bukan di dalam rumahnya. Jalan, … Continue reading

Posted in pandemic, writing | Tagged , , | 8 Comments

Pandemic Diary: Terjebak Enak

HIDUP di luar Jakarta katanya nggak enak. Begitu kata seseorang di twitter tempo hari karena menurutnya memilih tempat tinggal jauh dari tempat kerja adalah kegilaan dan kesia-siaan. Buat nanti pensiun sih oke tapi buat rumah pas masih produktif no way. … Continue reading

Posted in pandemic, writing | Leave a comment

Mengenang Layar Tancap

LAYAR tancap jadi satu kenangan masa lampau yang sering diromantisasi. Bioskop masa pandemi sudah dibuka tapi dengan protokol kesehatan yang membikin mereka yang hipokondriak tak kunjung mereda kecemasannya. Mereka bertanya bagaimana jika virus beredar di dalam bersama hembusan AC. Di … Continue reading

Posted in writing | 2 Comments

Pandemic Diary: All I Want for Eid Is Nature

Mother Nature always offers solace amid distress and frustration. So for this Eid, all I really want is Nature without humans. I don’t need human beings around me.

Posted in writing | Leave a comment