Potret anak-anak Jakarta marginal: Saat bermain jadi kemewahan

Sore ini saya luangkan waktu sedikit bersantai. Cuaca gerimis, angin lumayan kencang. Membaca buku “Eat Pray Love” di teras atas kos mungkin mengasyikkan, kata saya dalam hati. Dan saya ikuti saja. Jarang bisa nikmati waktu santai yang amat berharga ini. Setelah menyantap buah rambutan dan manggis yang cukup masam tadi, kini giliran makan berat: ikan…