Tag Archives: Antonio Gramsci

Menggugat Paham “Muda Foya-foya, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Surga”

Hari yang sungguh absurd Jumat ini. Literally. Pertama, saya mengawali hari dengan hadir untuk urusan kerja di sebuah pameran bertema penumpukan kekayaan berjudul “Wealth Expo” di Senayan City, Jakarta. Pameran ini juga satu rangkaian dengan beberapa presentasi cara menjadi kaya raya dari … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , , , , , , | Leave a comment