Tag Archives: puisi

Yang Terkurung Tapi Terlindung

Terus mencoba dan gagal melayang Berulang-ulang hingga rasanya mau patah arang Burung-burung yang belum matang Sayap mereka lemah saat terkembang Hingga satu saat mereka hendak pasrah Karena otot terasa lelah melemah Tak mereka nyana sayap bukannya patah Malah membuat terbang … Continue reading

Posted in poetry | Tagged , , | Leave a comment

Cara Mengapresiasi Sastrawan

Di Ubud akhir pekan lalu, saya bertemu dengan seorang teman. Ia baru saja merilis sebuah buku puisi. Ia menawari saya buku tersebut. Ia merasa sangat bersemangat untuk memperkenalkannya pada semua orang yang ia temui di Ubud Writers Readers Festival (UWRF) … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , , , , | 2 Comments