Monthly Archives: February 2022

Cara Mencintai Pekerjaan yang Tak Kau Cintai

DRAMA seri Jepang ini menceritakan seorang tukang cek naskah yang bertabiat periang, ceplas ceplos dan suka berdandan menor. Tak berlebihan kalau judulnya “Pretty Proofreader“. Dari apa yang saya baca di Asianwiki, drama ini diadaptasi dari novel karya Ayako Miyagi dan … Continue reading

Posted in movie | Tagged , | Leave a comment

Pandemic Diary: ‘Revenge Traveling’ yang Bikin Pening

WARGA +62 sedang euforia dalam hal melancong akhir-akhir ini. Apalagi level PSBB sudah diturunkan. Makin menjadi-jadilah pelampiasannya. Dan berita yang konyol saya dengar hari ini soal sepasang laki bini dari Samarinda Kalimantan Utara yang dinyatakan positif terkena Covid-19 sehingga mereka … Continue reading

Posted in pandemic | Tagged , | Leave a comment

Adu MacBook Air Keluaran 2014 & 2020

Lebih nyaman mana MacBook Air 2014 atau 2020 dengan chip M1? Continue reading

Posted in technology | Tagged , , | Leave a comment

7 Langkah Menuju Hidup yang Lebih Positif dan Bermakna

PERNAH kah Anda membaca sebuah twit yang bertagar #Pejuang Rupiah yang bunyinya begini: “Ditidurkan oleh rasa capek. Dibangunkan oleh pekerjaan. Dan disemangati oleh cicilan”? Kalau dibayangkan kok jadi teringat hamster-hamster di kandang. Lari di atas roda mainan seharian. Sampai capek … Continue reading

Posted in miscellaneous | Tagged , | Leave a comment

Daripada Nonton “Tinder Swindler” Mending Nonton Ini…

FILM PERANCIS ini kalau bisa saya katakan sih menggunakan teori dekonstruksi dari Jacques Derrida. Di sini tatanan patriarkis dijungkirbalikkan menjadi matriarkis. Penonton dibawa ke dunia paralel yang di dalamnya kaum wanita adalah yang dominan. Mereka mengangkangi para pria, spesies kelas … Continue reading

Posted in movie | Tagged , , , , | Leave a comment

Nasib Buruk Akibat Lupa Tanda Kutip

BAYANGKAN Anda menjadi Tomasz Giemza (diperankan dengan gemilang oleh aktor Maciej Musialowski), seorang pemuda Polandia yang sudah masuk jurusan hukum di universitas bergengsi. Bangga pastinya. Tapi kebanggaan tadi hancur lebur begitu ia dipanggil dalam sebuah sidang dugaan plagiarisme. Ia didepak … Continue reading

Posted in movie | Tagged , , | Leave a comment

“Dive!!”: Bakat dan Kerja Keras Sama Pentingnya

PERIBAHASA Thai mengatakan demikian: “Talenta itu terlahir. Bukan diciptakan.” Kita sendiri menemukan fakta di sekitar kita bahwa mereka yang sejak kecil sudah menunjukkan bakat tertentu bakal lebih ciamik saat dewasanya nanti. Bakat ini bisa muncul secara alami, bisa juga karena … Continue reading

Posted in writing | Leave a comment

Bagaimana Memberdayakan Macbook Air yang Sudah Kuno/ Vintage?

SEPERTI sudah saya pernah bahas di sebuah artikel di blog ini, setelah 7 tahun lebih saya menggunakan Macbook Air keluaran awal 2014, saya harus rela menelan pil pahit bahwa laptop saya ini tak bisa mendapatkan pembaruan piranti lunak lagi. Akibatnya … Continue reading

Posted in technology | Tagged , , | Leave a comment

Kemiskinan Pemusnah Empati

KEMISKINAN adalah kekejaman peradaban manusia yang paling menyesakkan. Jika disikapi dengan pragmatisme, kemiskinan memang membuat manusia menjadi terus lapar, selalu merasa kekurangan, padahal ya belum tentu. Saya merasa miris dengan kebiasaan masyarakat kita yang memanfaatkan kemalangan orang lain di jalan. … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , | Leave a comment

Bertarung Seperti Lebah, Melayang Bak Kupu-kupu

MUHAMMAD ALI sang petinju legendaris itu pernah berkata: “Float like a butterfly, sting like a bee. You can’t hit what don’t see.“ Di sini ia sepertinya berpesan soal bagaimana seorang petinju mesti bertarung, yakni dengan mencontoh ringannya gaya terbang kupu-kupu … Continue reading

Posted in writing | Tagged , , | Leave a comment

Selamat Datang Gelombang Ketiga

“TBL TBL TBL. Takut banget lohhh🤣“ Begitulah mungkin orang sekarang kalau diberitahu agar waspada gelombang ketiga pandemi ini. Paham sih kalau semua sudah capek mental dan psikologis. Siapa sih yang nggak? Tapi kok seakan kita nggak belajar dari gelombang pertama … Continue reading

Posted in writing | 1 Comment

Let’s Swim

RENANG membuat saya lapar. Entah karena kelamaan di air membuat suhu badan saya menurun sehingga kalori yang terbakar agar suhu badan tetap stabil pun harus lebih banyak. Tapi sebetulnya saya belum bisa berenang. Kalaupun di air ya cuma pakai pelampung. … Continue reading

Posted in writing | Leave a comment